Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat gerakan cabang, ranting, dan pembinaan masjid melalui Rapat Kerja (Raker) ketiga tahun 2026 yang digelar di TK/KB ABA Ketangi, Kabupaten Probolinggo, Ahad (31/5/2026).
Rapat kerja yang diikuti Jajaran LPCRPM PWM Jatim itu berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Meski dibalut suasana santai dan sesekali diselingi canda tawa, forum tetap berjalan serius dan produktif dalam mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
Sekretaris LPCRPM PWM Jawa Timur, Imam Ghozali, menjelaskan bahwa rapat kerja rutin menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas tata kelola organisasi sekaligus memastikan program-program yang telah dirancang dapat berjalan maksimal.
“Rapat kerja ini penting untuk melihat sejauh mana capaian program yang telah kita laksanakan sekaligus memastikan agenda-agenda berikutnya dapat dipersiapkan dengan baik sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan memberikan dampak yang maksimal,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Imam Ghozali menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 LPCRPM PWM Jawa Timur memiliki tujuh program utama yang dijabarkan dalam 19 kegiatan strategis. Seluruh kegiatan tersebut telah dilengkapi bidang penanggung jawab dan tim pelaksana sehingga memudahkan proses monitoring serta evaluasi.
Dari keseluruhan agenda yang direncanakan, sekitar 75 persen kegiatan telah terlaksana dengan baik. Adapun kegiatan yang belum berjalan masih menyesuaikan jadwal dan kesiapan teknis pelaksanaan di lapangan.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Ketua LPCRPM PWM Jawa Timur, Hasan Ubaidillah. Dalam sambutan dan arahannya, ia menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi seluruh anggota pimpinan dalam berbagai agenda organisasi sepanjang tahun ini.
Menurutnya, hadirnya sejumlah anggota baru dalam struktur kepengurusan membawa energi positif yang signifikan bagi dinamika dan produktivitas lembaga.
“Alhamdulillah, perubahan kepengurusan dengan hadirnya anggota-anggota baru memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap dinamika dan produktivitas LPCRPM Jawa Timur. Hampir setiap bulan ada minimal dua kegiatan yang harus kita laksanakan, yang tentu membutuhkan mobilitas tinggi dan waktu yang tidak sedikit,” ungkapnya.
Meski agenda cukup padat, Hasan menilai seluruh kegiatan dapat dijalankan dengan penuh semangat, dedikasi, dan rasa tanggung jawab bersama.
“Yang menarik, semua kegiatan itu dijalankan dengan gembira. Ada semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan saling mendukung di antara seluruh anggota. Ini menjadi modal penting bagi LPCRPM Jawa Timur untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi Persyarikatan maupun masyarakat,” tambahnya.
Rapat kerja yang berlangsung hingga sore hari itu menghasilkan sejumlah catatan evaluasi dan rekomendasi untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan program pada semester berikutnya.
Dengan capaian yang telah diraih serta semangat kolektif yang terus terjaga, LPCRPM PWM Jawa Timur optimistis mampu menuntaskan seluruh agenda tahun 2026 sekaligus memperluas kontribusi nyata dalam pengembangan cabang, ranting, dan pembinaan masjid di Jawa Timur.
Semangat kolaborasi, kerja ikhlas, dan budaya organisasi yang hangat menjadi warna tersendiri dalam perjalanan LPCRPM PWM Jawa Timur. Di tengah padatnya agenda dan tingginya mobilitas kegiatan, para pimpinan menunjukkan bahwa pengabdian kepada Persyarikatan dapat dijalankan secara profesional tanpa kehilangan kegembiraan, kekompakan, dan rasa kekeluargaan.





0 Tanggapan
Empty Comments