Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Santri Panti Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Ikuti FGD Hari Anak Nasional 2026

Iklan Landscape Smamda
Santri Panti Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Ikuti FGD Hari Anak Nasional 2026
Santri Panti Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Ikuti FGD Hari Anak Nasional 2026. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Santri Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Stop Kekerasan terhadap Anak! Dengarkan Suara Anak, Wujudkan Generasi Berkemajuan” yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur di Lantai 2 Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 itu diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai sekolah dan panti asuhan di Surabaya dan Sidoarjo. Forum tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hak-hak anak dalam memperoleh pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Selama diskusi, para peserta membahas pentingnya perlindungan anak, pemenuhan hak anak, serta hak setiap peserta didik untuk belajar tanpa tekanan maupun paksaan. Lingkungan belajar yang ramah dinilai menjadi faktor penting agar anak lebih mudah memahami pelajaran, mengembangkan potensi diri secara optimal, serta tumbuh menjadi generasi yang berkemajuan.

Sebagai hasil FGD, para peserta menyusun surat berisi aspirasi dan harapan yang ditujukan kepada Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen). Surat tersebut memuat berbagai usulan agar kebijakan pendidikan dan perlindungan anak semakin berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Penanggung jawab FGD sekaligus Panitia Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Ustadzah Budiyati, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen PWA Jawa Timur dalam memperjuangkan hak partisipasi anak.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, didengar suaranya, dan dilibatkan dalam berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Anak bukan hanya objek perlindungan, tetapi juga subjek yang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Salah seorang peserta yang mewakili Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan, Galang Satrio Utomo, mengaku bangga dapat terpilih mengikuti forum tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk bertukar pikiran dengan peserta dari berbagai sekolah dan panti asuhan.

“Saya sangat senang dan bangga bisa mengikuti FGD Hari Anak Nasional ini. Di sini saya belajar berani menyampaikan pendapat, berdiskusi dengan teman-teman dari sekolah dan panti asuhan lain, serta memahami bahwa setiap anak memiliki hak untuk didengar. Semoga aspirasi yang kami sampaikan dapat menjadi perhatian para pemangku kebijakan sehingga lingkungan belajar semakin aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan,” ungkap Galang.

Pihak Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang diinisiasi PWA Jawa Timur tersebut. Menurut pengelola panti, forum semacam ini menjadi sarana yang efektif untuk membangun karakter santri, meningkatkan rasa percaya diri, melatih kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 15/07/2026 16:29
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu