Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Auditorium Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Sabtu (25/04/2026).
Resepsi dan Awarding Milad ke-10 PWMU.CO menjadi momentum emosional saat panitia menganugerahkan penghargaan tertinggi Life Achievement kepada tokoh pers Muhammadiyah, almarhum Nadjib Hamid.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh istri almarhum, Luluk Humaidah. Dalam sambutannya, Luluk berbagi kisah menyentuh tentang bagaimana kediaman mereka kini bertransformasi menjadi “rumah jariyah” yang terus menebar manfaat bagi masyarakat luas sepeninggal sang suami.
“Tabungan almarhum kini menjadi jariyah yang terus mengalir. Saat ini, ada 20 anak yatim yang tinggal di rumah kami, dan setiap minggu sedikitnya 60 lansia datang untuk berkegiatan di sana” ujar Luluk dengan suara bergetar di hadapan ratusan hadirin.
Luluk berulang kali menahan suaranya yang nyaris pecah. Air matanya menggenang, lalu perlahan berlinang di pipinya. Berkali-kali ia menyekanya, seakan berusaha meredam gejolak perasaan yang tak lagi mampu disembunyikan.
Tak hanya itu, Luluk mengungkapkan bahwa rumah tersebut terbuka lebar bagi siapa saja yang membutuhkan.
Mulai dari mahasiswa yang menempuh studi, hingga pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan di RSAL Surabaya. Semuanya diperbolehkan singgah dan menginap tanpa dipungut biaya sepeser pun.
“Anak-anak yang mengaji di rumah juga tercatat ada 26 anak. Kami ingin rumah ini tetap hidup dengan kemanfaatan, sebagaimana semangat almarhum semasa hidup” tambahnya.
Di pengujung sambutan, Luluk memohon doa untuk putra mereka, Ulin, yang dalam waktu dekat akan menempuh ujian tesis.
Suasana kian pecah saat putra almarhum melantunkan lagu berjudul “Ayah”. Dendang lagu yang penuh penghayatan itu membuat tangis para tokoh dan tamu undangan yang hadir tak terbendung.
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi tanpa batas Nadjib Hamid dalam membangun ekosistem literasi dan media di lingkungan Muhammadiyah Jawa Timur melalui PWMU.CO.





0 Tanggapan
Empty Comments