Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhammadiyah 18 Surabaya Gelar Pelatihan Service Excellent untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Iklan Landscape Smamda
SD Muhammadiyah 18 Surabaya Gelar Pelatihan Service Excellent untuk Tingkatkan Mutu Layanan
Guru dan karyawan SD Muhammadiyah 18 Surabaya ikuti pelatihan 'Service Excellent' jelang tahun ajaran baru 2026-2027 (Mitha Rizky Rachmawati/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menjelang tahun ajaran 2026/2027, SD Muhammadiyah 18 Surabaya menggelar pelatihan Service Excellent bagi seluruh guru, tenaga kependidikan, dan guru Tilawati, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hall Al-Insyirah Lantai 5 tersebut diikuti 77 peserta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Acara diawali dengan tilawah Al-Qur’an yang dipimpin Achmad Fadhlan, S.Sos., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya.

Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ach. Barizi, menegaskan bahwa pelayanan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan sekolah, termasuk pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan, khususnya melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan budaya pelayanan prima, sehingga sekolah menjadi rumah kedua bagi anak-anak yang menghadirkan kenyamanan, kehangatan, dan pelayanan yang berkesan bagi setiap anak dan orangtua murid,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan yang baik harus menjadi budaya yang terus dikembangkan oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Pada sesi materi, Pristiandi Teguh Cahya, M. PSDM., menjelaskan bahwa kualitas pelayanan dan sistem yang baik menjadi salah satu alasan sekolah Muhammadiyah semakin diminati masyarakat.

Ia menilai sekolah yang maju dibangun oleh sumber daya manusia yang mampu saling mendukung serta didukung sistem organisasi yang kuat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Pondasi dalam membangun sekolah adalah sistem yang tidak dapat dikompromi (tawar menawar),” ujarnya.

Selain membahas pelayanan prima, peserta juga diajak membangun pola pikir positif, memperkuat kolaborasi, meningkatkan profesionalisme, serta meneguhkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan orang tua.

Di akhir sesi, Pristiandi mengajak seluruh peserta untuk terus membangun karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kesulitan melahirkan orang-orang kuat. Orang kuat melahirkan kemudahan. Kemudahan melahirkan orang lemah. Orang lemah melahirkan kesulitan. Saya berharap kemudahan-kemudahan yang telah kita dapatkan tidak menjadikan kita orang yang lemah,” katanya.

Melalui pelatihan Service Excellent, SD Muhammadiyah 18 Surabaya berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadirkan layanan pendidikan yang profesional, ramah, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, inovatif, dan berkemajuan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 08/07/2026 12:44
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu