Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan mempercepat implementasi transformasi digital Persyarikatan dengan menggelar rapat koordinasi bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kecamatan Tulangan, Kamis (30/7/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia) tersebut merupakan tindak lanjut Surat Instruksi PDM Sidoarjo Nomor: 8/INS/III.0/B/2026 tanggal 20 Juli 2026 tentang pembentukan Agen dan Verifikator Operator Satumu.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi Muhammadiyah yang modern, adaptif, terintegrasi, dan berbasis data hingga tingkat ranting.
Rapat koordinasi dibuka oleh Wakil Ketua PCM Tulangan, Sumardani, yang sekaligus menjadi narasumber utama.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi tingginya partisipasi para pimpinan ranting Muhammadiyah yang hadir.
“Alhamdulillah, kehadiran peserta mencapai sekitar 99 persen dari seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Tulangan. Ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendukung transformasi digital Persyarikatan,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, Sumardani menjelaskan bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah tengah mengembangkan berbagai program transformasi digital untuk memperkuat tata kelola organisasi.
Salah satunya adalah Satumu (Satu Muhammadiyah), sebuah platform yang mengintegrasikan data dan layanan digital Muhammadiyah mulai dari tingkat Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Menurutnya, Satumu memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
- Menyatukan data anggota Muhammadiyah.
- Mengintegrasikan seluruh aplikasi Muhammadiyah.
- Mempermudah administrasi organisasi secara digital.
“Ibaratnya, Satumu adalah jalan tol digital Muhammadiyah, di mana semua layanan dan aplikasi akan saling terhubung melalui sistem ini,” jelasnya.
Selain Satumu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai DOM (Digital Organization Management) sebagai sistem pengelolaan administrasi organisasi Muhammadiyah secara digital.
Melalui DOM, berbagai aktivitas administrasi dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi dengan baik, antara lain:
- Surat-menyurat digital.
- Manajemen kepengurusan.
- Agenda rapat.
- Arsip organisasi.
- Administrasi pimpinan.
- Monitoring program kerja.
- Pelaporan kegiatan.
“Dengan DOM, administrasi Persyarikatan menjadi lebih efektif, akuntabel, transparan, dan terdokumentasi dengan baik,” tegas Sumardani.
Program lain yang diperkenalkan adalah Masa (Muhammadiyah Aisyiyah SuperApp) yang mengusung konsep One App for All Needs.
Melalui aplikasi ini, warga Muhammadiyah dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform, seperti:
- Al-Qur’an digital.
- Jadwal salat.
- Penunjuk arah kiblat.
- Administrasi anggota.
- Berbagai layanan ibadah lainnya.
Menurut Sumardani, ketiga platform tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi.
“Masa adalah aplikasi yang digunakan warga Muhammadiyah dalam aktivitas sehari-hari, Satumu merupakan sistem integrasi yang menghubungkan seluruh layanan digital Muhammadiyah, sedangkan DOM adalah aplikasi untuk mengelola administrasi organisasi Persyarikatan,” paparnya.
Ia menegaskan bahwa Satumu, Dom, dan Masa merupakan bagian dari transformasi digital Muhammadiyah menuju organisasi yang modern, adaptif, profesional, terintegrasi, dan berbasis data.
Sebagai tindak lanjut instruksi PDM Sidoarjo, PCM Tulangan akan membentuk Agen dan Verifikator Operator Satumu di seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah.
Setiap ranting diminta menyiapkan personel terbaik yang nantinya akan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan PDM Sidoarjo.
Melalui pelatihan tersebut, para agen dan verifikator diharapkan memiliki kompetensi dalam mengoperasikan sistem Satumu sekaligus mendampingi implementasinya di tingkat ranting.
Melalui rapat koordinasi ini, PCM Tulangan menegaskan komitmennya menjadi bagian dari percepatan transformasi digital Muhammadiyah.
Tingginya partisipasi pimpinan ranting mencerminkan semangat kolektif untuk membangun organisasi yang semakin profesional, akuntabel, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Dengan sinergi antara PCM Tulangan, PRM, serta dukungan PDM Sidoarjo, implementasi Satumu , Dom, dan Masa diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan organisasi kepada anggota, Amal Usaha Muhammadiyah, maupun masyarakat secara lebih efektif, cepat, dan terintegrasi.





0 Tanggapan
Empty Comments