Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Patah Tumbuh Hilang Berganti, Ini Sambutan Terakhir Ketua IPM Jatim 2023-2026

Iklan Landscape Smamda
Patah Tumbuh Hilang Berganti, Ini Sambutan Terakhir Ketua IPM Jatim 2023-2026
Momen Ketua umum PW IPM Jawa Timur 2023-2026, Hengki Pradana (tengah) saat berpamitan dalam Pelantikan PW IPM Jawa Timur 2026-2028, Kamis (17/9/2026). (Istimewa/PWMU.CO).
pwmu.co -

Tiada gading yang tak retak menjadi ungkapan dalam sambutan terakhir Ketua umum IPM Jawa Timur periode 2023-2026.

Tak ayal, suasana bahagia bercampur haru terasa kental dalam Pelantikan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur periode 2026-2028.

Agenda tersebut berlangsung di Aula KH Mas Mansyur pada Kamis (17/9/2026).

Turut hadir pada pelantikan itu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Ketua PWM Jawa Timur Prof Dr dr Sukadiono MM, serta Ketua Pimpinan Pusat (PP) IPM Dany Rahmat Muharram.

Pada pelantikannya kali ini, PW IPM Jawa Timur mengusung tema “Resonansi Karya IPM Jawa Timur”.

Tiada Gading yang Tak Retak

Pelantikan tersebut menetapkan Yuda Wahyu Saputra sebagai Ketua PW IPM Jawa Timur 2026-2028.

Sekaligus, menandakan purna tugas Ketua PW IPM Jawa Timur 2023-2026, Hengki Pradana.

Dalam sambutan terakhirnya, Hengki menyebut upaya PW IPM Jawa Timur dalam 3 tahun kepengurusannya, termasuk menghidupkan kembali IPM Kids di Jawa Timur.

“Dalam tiga tahun terakhir, kami berupaya mendedikasikan fikiran, tenaga untuk kemajuan IPM dengan penuh optimisme” tuturnya.

“Barangkali sejarah akan mencatat jejak kami setelah mengarungi era Madani ikatan pelajar Muhammadiyah Jawa Timur” terang Hengki.

Terima kasih sudah memberikan kepercayaan, membersamai kami dalam perjalanan ini.

SMPM 5 Pucang SBY

“Tiada gading yang tak retak, tiada lautan yang tak berombak” pungkasnya.

Gerbang IPM Jawa Timur

Dalam sambutan perdananya, Ketua PW IPM Jawa Timur 2026-2028, Yuda Wahyu Saputra, menyebut Era Madani telah diwariskan di IPM Jawa Timur selama 3 periode sebelumnya.

“Jika perjalanan ini ibarat suatu pohon, maka Gerakan Madani adalah akar yang terus dipupuk dan dijaga” terang Yuda.

“Maka pada periode ini, kami mengusung gerbang IPM Jawa Timur” tegasnya.

Menurutnya, Gerbang adalah pintu titik transisi dari satu ruang ke ruang lain.

“Bagi IPM Jawa Timur, gerbang adalah perantara agar setiap kader dapat menyeberangi dari berproses menjadi benar-benar berkarya” tuturnya.

Pemilihan diksi ini, lanjut Yuda, tidak lepas dari geografis Jawa Timur sejak era Majapahit yang menghubungkan Nusantara Timur dan barat.

“Semangat itulah yang ingin kami hadirkan, sebagai penghubung aktif, tidak hanya penikmat perubahan” tambah Yuda.

“Kita sama-sama mewujudkan pengabdian, menjadi pemimpin yang melayani, menjadi gerbang yang membuka jalan, bukan tembok yang menghalangi. IPM bukan dikenal karena sejarah, tapi karya yang diciptakan” pungkasnya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 17/09/2026 14:07
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu