SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) terus memperkuat International Class Program (ICP) Cambridge. Langkah ini dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengembangan Laboratorium Pendidikan (BPLP) Universitas Negeri Malang (UM).
Kerja sama tersebut berkaitan dengan penguatan program ICP Cambridge ID 110. Penandatanganan berlangsung di Aula Senat Graha Rektorat Universitas Negeri Malang, Rabu (16/9/2026).
SD Musix kini memasuki angkatan ke-7 penyelenggaraan ICP. Dalam kegiatan tersebut, SD Musix hadir bersama 39 sekolah dari berbagai daerah dan provinsi yang tergabung dalam Cambridge Center UM.
Delegasi SD Musix dipimpin Kepala Sekolah Munahar, S.H.I., M.Pd., didampingi Kaur Kurikulum sekaligus Koordinator ICP Anisa Herwati, S.Pd.I., M.Pd., serta Kaur ISMUBA sekaligus Koordinator Program Takhassus Hidayatun Ni’mah, S.Ag., M.Pd.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya SD Musix menjaga keberlanjutan program internasional yang telah dikembangkan sekolah. Sebelumnya, SD Musix meluluskan angkatan pertama pada tahun pelajaran 2025/2026 dengan capaian dua siswa memperoleh nilai sempurna atau Outstanding pada bidang Bahasa Inggris dalam ujian Cambridge Primary Checkpoint.
Kepala SD Muhammadiyah 6 Surabaya Munahar mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan ICP di sekolah.
“Capaian dua siswa kami yang berhasil meraih nilai sempurna pada Cambridge Checkpoint tahun lalu menjadi tonggak sejarah sekaligus pembukti bahwa kualitas pembelajaran internasional di SD Musix berjalan optimal. Hasil manis ini menjadi pelecut semangat bagi kami yang kini memasuki angkatan ke-7,” ungkapnya.
Menurut Munahar, sinergi dengan BPLP Universitas Negeri Malang diperlukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan mutu penyelenggaraan ICP.
“Kerja sama ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan komitmen berkelanjutan SD Musix untuk menghadirkan pendidikan berstandar global tanpa melupakan al-Quran. Lewat pendampingan dari Cambridge Center UM, kami optimis dapat terus memfasilitasi pengembangan kapasitas guru serta standardisasi evaluasi belajar bagi para peserta didik,” jelasnya.
Melalui kerja sama tersebut, SD Musix berharap pengembangan ICP dapat berlangsung secara berkelanjutan. Program ini juga diarahkan untuk membekali siswa dengan kemampuan akademik dan wawasan global sekaligus memperkuat karakter keislaman.
Dengan memasuki angkatan ke-7, SD Musix berkomitmen terus melakukan penguatan kualitas pembelajaran, kapasitas guru, serta sistem evaluasi dalam penyelenggaraan program internasional. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments