Iklan SDM 4 Mudipat 2026

SD Muhammadiyah 26 Surabaya Gelar Salat Istisqa dan Donasi Karhutla

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
SD Muhammadiyah 26 Surabaya Gelar Salat Istisqa dan Donasi Karhutla
SD Muhammadiyah 26 Surabaya Gelar Salat Istisqa dan Donasi Karhutla. Foto: Winda
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 26 Surabaya menggelar Salat Istisqa sekaligus penggalangan dana untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (23/10/2026). Kegiatan berlangsung khusyuk di lapangan sekolah dan diikuti siswa, ustaz-ustazah, serta keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukolilo.

Ustaz Hasan Asy’ari, S.Pd.I., bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khotbahnya, ia mengajak jamaah memperbanyak istigfar, meningkatkan keimanan, dan memohon rahmat Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi negeri.

Kepala SD Muhammadiyah 26 Surabaya, Yunita Puspitasari, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga pembelajaran bagi siswa tentang kepedulian terhadap lingkungan dan kepekaan sosial.

“Melalui Salat Istisqa ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus mengingatkan anak-anak bahwa ikhtiar dan doa harus senantiasa berjalan beriringan saat menghadapi ujian bencana,” ujarnya seusai pelaksanaan salat.

Galang Dana untuk Korban Karhutla

Selain berdoa memohon hujan, keluarga besar SD Muhammadiyah 26 Surabaya melanjutkan kegiatan dengan penggalangan dana untuk korban karhutla. Aksi solidaritas ini bertujuan menumbuhkan empati dan kepedulian warga sekolah terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan asap.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Koordinator Penggalangan Donasi, Ustazah Putri, menjelaskan bahwa dana yang terkumpul dari siswa dan wali murid akan disalurkan melalui lembaga amil resmi Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, antusiasme para siswa dan wali murid sangat tinggi. Seluruh donasi yang terkumpul akan kami koordinasikan dan salurkan secara transparan melalui Lazismu agar bantuan dapat segera diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di wilayah terdampak karhutla,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 26 Surabaya berharap dapat membentuk peserta didik yang religius, peduli terhadap sesama, dan tanggap terhadap persoalan lingkungan. Perpaduan antara doa dan aksi nyata juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan konkret. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 23/10/2026 21:16
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu