Kabar membanggakan kembali datang dari ranah olahraga bela diri.
SDU Permata Mulia sukses meraih Medali Perak dalam ajang Kejuaraan Provinsi Taekwondo Indonesia pada gelaran “Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026”.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mendukung serta mengembangkan bakat non-akademik para peserta didiknya hingga tingkat regional.
Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh salah satu siswa berbakat SDU Permata Mulia, Xavieraqila Affandrareswara Santwita Putra Rohmah.
Siswa yang akrab disapa Ali tersebut berhasil membawa pulang medali perak.
Berkat kerja keras, tekad kuat, dan disiplin tinggi, Ali kembali menunjukkan taringnya di gelanggang kejuaraan serta mempersembahkan kebanggaan luar biasa bagi nama sekolah dan keluarganya.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan pada 27–30 Agustus 2026 ini dipusatkan di GOR Kenjeran Park, Surabaya.
Kompetisi yang berlangsung ketat selama empat hari berturut-turut tersebut menjadi panggung pembuktian bagi ratusan atlet muda terampil dari berbagai penjuru wilayah Provinsi Jawa Timur.
Kejuaraan itu diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Jawa Timur.
Lebih lanjut, ajang ini tersebut sekaligus berfungsi sebagai wadah pencarian bakat sekaligus ajang pemetaan potensi atlet daerah.
Melalui kompetisi ini, panitia menyaring serta menyiapakan para atlet muda terbaik yang diproyeksikan untuk berlaga di berbagai ajang kejuaraan tingkat nasional maupun internasional di masa mendatang.
Kepala SDU Permata Mulia (SD Unggulan Permata Muhammadiyah 5), Siti Mazhar Khuzaimah Efendi MPd memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut.
“Siswa-siswi SDU Permata Mulia harus memiliki potensi yang bisa dikembangkan, salah satunya adalah di bidang olahraga taekwondo” terang Siti.
“Sebagai bentuk dukungan sekolah, kami akan mendorong semua siswa untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik” tegasnya.
Di samping itu, ia juga menyampaikan harapannya agar prestasi ini dapat memicu rasa percaya diri pada seluruh peserta didik.
“Harapan selanjutnya, semua anak akan memiliki kepercayaan diri terhadap kemampuan yang dimilikinya” pungkasnya optimistis.





0 Tanggapan
Empty Comments