Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pendidikan Kota Surabaya tahun ini terasa berbeda dengan hadirnya deretan karya seni visual hasil tangan kreatif siswa-siswi Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya.
Bertempat di kawasan ikonik Alun-Alun Kota Surabaya, pameran lukisan bertajuk “Ekspresi Anak Kreatif” sukses menarik perhatian masyarakat pada Sabtu (9/5/2026).
Menampilkan Puluhan Karya Orisinal
Dalam ajang tingkat kota tersebut, SD Muhammadiyah 16 Surabaya tidak sekadar berpartisipasi, tetapi juga tampil menonjol dengan memamerkan lebih dari 25 karya lukis. Berbagai aliran seni mulai dari realisme, abstrak, hingga dekoratif menghiasi stan pameran.
Setiap lukisan yang dipajang memiliki cerita unik. Ada karya yang menggambarkan hiruk-pikuk Kota Surabaya, keindahan alam Indonesia, hingga imajinasi masa depan yang futuristik.
“Kami ingin memberikan wadah seluas-luasnya bagi anak didik untuk berani tampil dan menunjukkan bahwa kreativitas tidak memiliki batas. Saya sangat bersyukur anak-anak sudah percaya diri atas karya mereka yang mampu menghadirkan imajinasi luar biasa melalui goresan kuas. Semoga anak-anak terus semangat dalam berkarya,” ujar Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rhodlifah M.Pd.
Implementasi Project Based Learning
Keikutsertaan dalam pameran ini merupakan implementasi nyata dari kurikulum kreatif yang diterapkan sekolah. Melalui metode Project Based Learning, siswa diajak tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga terampil mengolah rasa dan kreativitas melalui seni lukis.
Beberapa sorotan utama dalam pameran tersebut antara lain:
- Interaksi pengunjung melalui “Papan Apresiasi” yang disediakan untuk menuliskan pesan dan kesan.
- Edukasi seni berupa penjelasan teknik melukis, mulai dari cat air, akrilik, hingga mixed media.
Pameran ini juga mendapat kunjungan dari alumni Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Moh. Ariel Arkana Ramadan, lulusan tahun 2012. Alumni tersebut dikenal memiliki karya lukis yang telah diakui di tingkat internasional.
Karyanya pernah mengikuti lomba lukis di Perancis dan masuk nominasi juara terbaik. Beberapa lukisannya turut dipajang bersama karya siswa-siswi Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya.
Apresiasi Dinas Pendidikan Kota Surabaya
Stan SD Muhammadiyah 16 Surabaya juga mendapat kunjungan dari jajaran Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Perwakilan dinas mengapresiasi konsistensi sekolah dalam menjaga identitas sebagai “Sekolah Kreatif” melalui karya-karya nyata yang memiliki nilai estetika tinggi.
“Ini adalah bukti bahwa pendidikan di Surabaya sudah bergerak menuju pengembangan karakter serta bakat dan minat yang konkret. Anak-anak ini bukan sekadar melukis, tetapi sedang membangun kepercayaan diri. Momen seperti ini akan menjadi kenangan yang selalu mereka ingat hingga dewasa,” ungkap Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Moh. Sopyan M.Pd.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua LSBO (Lembaga Seni Budaya dan Olahraga) PDM Kota Surabaya, Edy Susanto M.Pd. Ia berpesan kepada siswa agar terus mengembangkan imajinasi.
“Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Saya sangat senang dan mengapresiasi anak-anak Sekolah Kreatif yang mampu menuangkan imajinasi dalam bentuk karya lukisan yang luar biasa,” ujarnya.
Turut hadir Ahmad Zaini M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa karya seni dapat menjadi inspirasi sekaligus bernilai ibadah.
“Melalui lukisan, seseorang dapat menginspirasi orang lain bahkan menjadi amal ibadah. Ketika orang melihat karya lalu merasa senang, itu menjadi bagian dari ibadah karena membahagiakan orang lain,” tuturnya.
Harapan ke Depan
Melalui pameran di Alun-Alun Kota Surabaya ini, diharapkan semangat berkesenian di kalangan siswa sekolah dasar terus tumbuh. Kegiatan tersebut juga menjadi kado manis bagi dunia pendidikan Surabaya.
Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan ruang publik dinilai mampu menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan, kreatif, dan inspiratif bagi anak-anak. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments