Budaya apresiasi terhadap prestasi siswa kembali ditunjukkan SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya melalui penyelenggaraan Smamda Champion Award (SCA) 2026. Melalui ajang tahunan ini, sekolah memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi pada berbagai kompetisi akademik dan nonakademik tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Kegiatan yang berlangsung di Hall Mas Mansyur Lantai 6 Smamda Tower, Sabtu (18/6/2026), tersebut menjadi momentum penghargaan bagi siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui berbagai ajang kompetisi. Sebanyak 189 siswa menerima penghargaan atas capaian yang diraih selama tahun ajaran 2025/2026.
“Menyatakan daftar para pemenang Smamda Champion Award (SCA) 2026 sebagaimana berikut!” ujar Moh. Hendy Bayu Pratama, S.S., M.Pd., Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya saat membacakan para penerima penghargaan.
Selain siswa, penghargaan juga diberikan kepada para pelatih yang selama ini mendampingi dan membina peserta didik hingga mampu meraih berbagai prestasi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Moch. Hendy Bayu Pratama menjelaskan bahwa Smamda Champion Award merupakan agenda tahunan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada siswa yang telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
“Alhamdulillah, SCA (Smamda Champion Award) adalah kegiatan rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi sekolah kepada para siswa yang menunjukkan komitmennya sehingga bisa berprestasi,” ujarnya.
Prestasi akademik yang memperoleh penghargaan meliputi berbagai bidang, di antaranya Olimpiade Sains, Matematika, Biologi, Fisika, Kebumian, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, dan Pendidikan Kewarganegaraan.
Sementara itu, prestasi nonakademik mencakup olahraga, seni, keagamaan, kepemimpinan, robotik, media, hingga kemampuan berbahasa asing. Para siswa berhasil meraih prestasi dalam berbagai kompetisi tingkat regional, nasional, dan internasional.
Tahun ini, sebanyak 189 siswa berhasil meraih prestasi. Capaian tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya semangat kompetisi dan budaya berprestasi di lingkungan Smamda.
Menariknya, di antara para penerima penghargaan terdapat sejumlah putra-putri guru Smamda yang turut mengukir prestasi membanggakan. Mereka adalah Athaa Akmal Naufal (XI-6), putra Bapak Naufal, yang meraih Juara 2 Imam Salat, serta Zaidaan Zahii Naufal (X-12), yang berhasil menjadi Juara 1 Taekwondo.
Prestasi membanggakan juga diraih putri Ibu Hajjar, yakni Nesha Fakhriyah (XI-8) dan Neva Kamilah (XI-7), yang sama-sama memperoleh Gold Medal pada bidang Karya Ilmiah Remaja. Sementara itu, putra Ibu Mas’ad, Daeng Muhammad Amr Gaza Alkhawarizmy (XI-9), berhasil meraih Juara 3 Tapak Suci.
Pada cabang yang sama, Yory Al Hamzah (XI-11), putra Ibu Yuli Mulyanah, dan Faizul Haq Putra Rowandi (XI-11), putra Bapak Didit, masing-masing berhasil meraih Juara 1 Tapak Suci. Adapun Arifah Tsaniyah Al Aqila (XI-11), putri Ibu Anita, sukses memperoleh Gold Medal pada cabang Pioneering Hizbul Wathan.
Kehadiran putra-putri guru di antara para penerima penghargaan semakin menunjukkan bahwa budaya berprestasi telah tumbuh kuat di lingkungan keluarga besar Smamda.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Mukhlasin, S.T., M.Pd., mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah membangun budaya berprestasi di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, penghargaan tidak hanya diberikan sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian siswa, tetapi juga sebagai motivasi agar peserta didik terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
“SCA merupakan bagian dari apresiasi sekolah kepada siswa-siswi yang telah berprestasi. Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi agar semakin banyak siswa yang berprestasi dan mampu meraih pencapaian yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Komite Sekolah, Susianti, S.T. Ia menilai sekolah telah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan sesuai bidang yang diminati.
Menurutnya, berbagai capaian yang diraih siswa menunjukkan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah bersama orang tua.
“Smamda telah memberikan ruang bagi para siswa untuk menggali potensi dirinya untuk berprestasi, sesuai dengan harapan para orang tua yang menginginkan anak-anaknya menjadi pribadi yang dewasa, mandiri, dan berprestasi,” tuturnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk terus meningkatkan kualitas diri dan tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.
“Majulah selalu, teruslah bersinar untuk anak-anak kami yang hebat. Teruslah meng-upgrade diri, terus menjadi lebih baik setiap harinya, dan jadilah pribadi yang semakin unggul,” pesannya.
Penyelenggaraan Smamda Champion Award 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mampu bersaing di berbagai bidang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments