Sebanyak lebih dari 400 siswa, guru, dan perwakilan warga sekolah SD Muhammadiyah 24 Surabaya mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Children of Heaven di CGV Maspion Square Surabaya, Kamis (18/6/2026). Tingginya jumlah peserta membuat sekolah menyewa tiga studio bioskop yang pelaksanaannya dibagi ke dalam dua sesi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program penguatan pendidikan karakter yang melibatkan seluruh unsur sekolah. Selain menyaksikan film, para peserta juga diajak memahami nilai-nilai yang terkandung dalam kisah yang ditampilkan.
Menariknya, kegiatan ini menjadi salah satu agenda perdana yang melibatkan pengurus IPM Kidz (Ikatan Pelajar Muhammadiyah tingkat dasar) SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Momentum tersebut dimanfaatkan sekolah untuk memberikan pengalaman kepada para pengurus baru dalam mengelola kegiatan dan menjalankan peran kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Sebelum pemutaran film dimulai, suasana studio berlangsung tertib ketika empat perwakilan IPM Kidz maju ke depan untuk menyampaikan arahan kepada peserta. Mereka menjelaskan tata tertib selama berada di bioskop, termasuk menjaga ketenangan, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga kebersihan area pemutaran film.
Selain itu, mereka juga menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan nobar dan nilai-nilai yang dapat dipelajari dari film yang akan ditonton.
“Melalui film Children of Heaven, kita semua diajak untuk memahami arti penting dari rasa syukur, tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian sosial. Alur cerita film ini memperlihatkan bagaimana perjuangan seorang anak untuk tetap berbuat baik dan tidak menyerah meski berada di tengah keterbatasan,” ungkap salah satu pengurus IPM Kidz di depan audiens.
Film Children of Heaven mengisahkan kehidupan kakak beradik, Ali dan Zahra, yang menghadapi berbagai keterbatasan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui cerita tersebut, sekolah berharap para siswa dapat memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kehidupan mereka.
Terdapat beberapa nilai karakter yang menjadi fokus pembelajaran dalam kegiatan ini. Pertama, menumbuhkan rasa syukur dengan mengajak siswa menghargai berbagai nikmat dan kemudahan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, meningkatkan pemahaman mengenai peran dan perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Ketiga, mengembangkan sikap empati, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus berusaha menghadapi berbagai tantangan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara secara tertib sesuai arahan panitia. Pelaksanaan nobar yang melibatkan tiga studio dan dua sesi tersebut juga menjadi pengalaman bagi pengurus IPM Kidz dalam mengelola kegiatan yang melibatkan banyak peserta.
Melalui kegiatan ini, sekolah tidak hanya memberikan hiburan edukatif kepada siswa, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran karakter melalui media film. Selain itu, keterlibatan pengurus IPM Kidz diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran organisasi dan kepemimpinan bagi siswa sejak usia sekolah dasar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments