Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan Perluas Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

Iklan Landscape Smamda
Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan Perluas Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa
Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan Perluas Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa
pwmu.co -

Gerakan literasi berbasis komunitas terus menjangkau pelosok desa di Kabupaten Pulang Pisau. Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan kembali membuka titik layanan baru berupa Taman Pustaka “Ibrahim Al Kholil” yang berlokasi di Masjid Ibrahim Al Kholil.

Kehadiran taman pustaka tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan akses ilmu pengetahuan bagi masyarakat desa.

Dalam semangat gerakan Taman Pustaka Muhammadiyah, ruang literasi tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga pusat dakwah komunitas yang inklusif, terbuka untuk semua kalangan, dan dikelola secara bersama-sama.

Pada kesempatan itu, Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan juga menyerahkan wakaf sejumlah buku bacaan dan Al-Qur’an untuk menambah koleksi Taman Pustaka Ibrahim Al Kholil.

Dari ruang sederhana tersebut, tumbuh harapan besar untuk membangun budaya membaca dan semangat belajar di tengah masyarakat.

Ketua Taman Pustaka KH Ahmad Dahlan, Bonni Febrian, menyampaikan bahwa pembukaan taman pustaka ini merupakan langkah kecil yang diharapkan membawa dampak besar bagi lahirnya generasi berkemajuan.

“Literasi adalah jalan perubahan. Kami ingin memastikan anak-anak di desa, jamaah masjid, dan warga masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal dunia melalui buku. Taman pustaka ini adalah ruang tumbuh, tempat belajar, bermimpi, dan membangun masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga pintu masuk menuju perubahan sosial.

Melalui taman pustaka, masyarakat diharapkan dapat mengakses ilmu pengetahuan sekaligus membangun kesadaran untuk terus belajar.

SMPM 5 Pucang SBY

“Meski berada di lingkungan masjid, Taman Pustaka menghadirkan beragam bacaan umum untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, tidak hanya terbatas pada literatur keagamaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Ibrahim Al Kholil, Wartoyo, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya taman pustaka di lingkungan masjid.

Ia menjelaskan bahwa untuk sementara taman pustaka masih menempati bangunan lama bekas masjid. Meski belum sepenuhnya sempurna dan masih membutuhkan perbaikan, pihak takmir berkomitmen menata ruang tersebut secara bertahap agar semakin nyaman digunakan masyarakat.

“Kami sangat senang dengan adanya taman pustaka ini. Walaupun masih menggunakan bangunan lama dan belum sepenuhnya sempurna, kami akan merapikannya pelan-pelan. Harapannya, jamaah dan anak-anak semakin tertarik datang ke masjid, tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk membaca dan belajar,” ungkapnya.

Kehadiran Taman Pustaka Ibrahim Al Kholil di wilayah PCM Maliku dinilai menjadi langkah penting dalam menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Ke depan, taman pustaka ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan edukatif masyarakat, mulai dari membaca, diskusi, hingga mendorong lahirnya tradisi menulis dan dokumentasi sejarah lokal.

Kehadiran taman pustaka tersebut juga menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan serta pengetahuan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Satria - 08/05/2026 17:26
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡