Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Tanpa Membuka Mushaf, 48 Siswa SD Musix Unjuk Hafalan Al-Qur’an dalam Tasmik 1

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Tanpa Membuka Mushaf, 48 Siswa SD Musix Unjuk Hafalan Al-Qur’an dalam Tasmik 1
Rayya Fathira Azzahra, salah satu dari 48 perserta tasmik SD Musix Surabaya. (Domunetasi/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Sebanyak 48 siswa SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) mengikuti kegiatan Tasmik 1 Metode Ummi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk menguji kualitas hafalan sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an. Sabtu, (7/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan penguji tanpa melihat mushaf. Materi hafalan meliputi Juz 30, 29, 1, 2, dan 3.

Koordinator Ummi SD Musix, Ustaz Suhaiyanto, menjelaskan bahwa Tasmik merupakan kegiatan memperdengarkan bacaan Al-Qur’an, baik berupa hafalan maupun bacaan tartil, secara langsung di hadapan penguji atau guru tanpa melihat mushaf.

“Dalam konteks sekolah dasar, Tasmik menjadi sarana bagi siswa untuk menyetorkan sekaligus menguji hafalan surat-surat atau juz tertentu yang telah mereka pelajari,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar mengukur kemampuan siswa dalam menghafal ayat. Lebih dari itu, Tasmik bertujuan memastikan ketepatan makhraj, penerapan tajwid, serta kelancaran hafalan.

Selain menguji kualitas hafalan, kegiatan ini juga menjadi sarana melatih mental, keberanian, dan rasa percaya diri siswa ketika memperdengarkan hafalannya di hadapan penguji.

Peserta Melalui Tahapan Seleksi

Tidak semua siswa dapat langsung mengikuti program Tasmik. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya telah menyelesaikan target hafalan juz tertentu dan dinyatakan lulus pra-uji atau Tasmik internal.

Tahapan tersebut dilakukan agar siswa yang mengikuti kegiatan benar-benar siap memperdengarkan hafalannya. Dengan demikian, proses Tasmik dapat berjalan secara optimal dan menjadi pengalaman belajar yang bermakna.

Dalam pelaksanaannya, penguji berasal dari guru Al-Qur’an dan tim tahfidz internal sekolah, yaitu guru Ummi dan Takhossus.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Suhaiyanto menjelaskan bahwa sekolah tidak melibatkan trainer Ummi Foundation secara langsung dalam kegiatan ini. Pasalnya, guru Ummi dan Takhossus SD Musix telah mendapatkan pembekalan dari trainer Ummi Surabaya mengenai tata cara dan proses pelaksanaan Tasmik yang baik dan benar.

Dengan bekal tersebut, para guru diharapkan mampu melaksanakan pengujian hafalan sesuai prosedur sekaligus memberikan pendampingan yang tepat kepada siswa.

Menumbuhkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an

Kaur Ismuba SD Musix, Hidayatun Ni’mah, M.Pd., menekankan pentingnya membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an sejak usia dini. Kegiatan Tasmik menjadi salah satu bentuk pembiasaan agar siswa tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memiliki semangat untuk menjaga hafalannya.

“Kami berharap kegiatan Tasmik ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan hafalan siswa, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Menghafal merupakan sebuah proses, sedangkan menjaga hafalan membutuhkan kedisiplinan, kesungguhan, dan istiqamah. Semoga anak-anak semakin termotivasi untuk terus belajar, memperbaiki bacaan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.” ujarnya

Melalui Tasmik 1 Metode Ummi, SD Musix berharap tumbuh generasi yang tidak hanya memiliki hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mampu membaca dengan baik, menjaga hafalannya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

Sebagaimana pesan yang tercantum dalam publikasi kegiatan, siswa diajak untuk terus istiqamah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sejati dalam setiap langkah kehidupan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 07/11/2026 20:12
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu