Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tapak Suci Sambikerep Gelar Musycab, Tegaskan Regenerasi dan Keberlanjutan Kepemimpinan

Iklan Landscape Smamda
Tapak Suci Sambikerep Gelar Musycab, Tegaskan Regenerasi dan Keberlanjutan Kepemimpinan
Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang 128 Sambikerep saat menggelar Musycab. Foto: Hamdani/PWMU.CO.
pwmu.co -

Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang 128 Sambikerep, Surabaya menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) sebagai penanda berakhirnya masa kepengurusan periode 2021-2025.

Kegiatan Musycab tersebut dilaksanakan pada Ahad (28/12/2025), bertempat di Masjid Al Huda Sambiroto, Kecamatan Sambikerep.

Selama periode kepengurusan 2021-2025, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Sambikerep aktif melakukan pembinaan siswa melalui berbagai program, antara lain latihan rutin, latihan alam, ujian kenaikan tingkat, serta partisipasi dalam berbagai kejuaraan.

Selain itu, pengurus juga menjalin silaturahmi dengan orang tua siswa dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Dalam laporan pertanggungjawaban pengurus, terungkap bahwa periode tersebut merupakan fase penataan dan penguatan organisasi setelah Tapak Suci Sambikerep sempat mengalami kevakuman.

Pada masa itu, Syaifullah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Cabang Tapak Suci Sambikerep sekaligus Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambikerep, dengan didampingi Anang Dony Irawan sebagai Sekretaris Cabang Tapak Suci Sambikerep.

Pembina Tapak Suci Sambikerep, M. Adenin, menyampaikan bahwa empat tahun terakhir digunakan untuk membangun ulang organisasi.

“Empat tahun terakhir merupakan masa membangun ulang organisasi. Kami memulai dari konsolidasi internal, penataan administrasi, hingga menghidupkan kembali latihan dan proses kaderisasi,” ungkapnya.

Musyawarah Cabang kali ini juga melibatkan siswa tingkat 2 hingga 4 dari jenjang kelas 7-12. Keterlibatan tersebut dimaksudkan untuk menanamkan nilai kepemimpinan dan kaderisasi sejak dini, sebagaimana tradisi yang hidup dalam Persyarikatan Muhammadiyah.

SMPM 5 Pucang SBY

Dalam proses pemilihan pengurus periode berikutnya, Anang Dony Irawan memperoleh suara terbanyak sebagai calon Ketua Cabang Tapak Suci Sambikerep. Namun demikian, ia menyampaikan keraguannya untuk menerima amanah tersebut karena masih mengemban tugas sebagai Wakil Ketua PCM Sambikerep.

“Saya tidak ingin jabatan ini dipandang sebagai bentuk ambisi pribadi. Dalam berorganisasi, etika harus dijaga. Apabila rangkap jabatan justru berpotensi melemahkan amanah, maka hal tersebut perlu dipertimbangkan secara sungguh-sungguh,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pembina Tapak Suci Sambikerep bersama Pimpinan Daerah Tapak Suci Surabaya meminta agar amanah tersebut tetap diterima demi menjaga keberlanjutan organisasi.

“Tapak Suci Sambikerep masih berada dalam fase transisi pascapenataan. Oleh karena itu, kesinambungan kepemimpinan sangat dibutuhkan agar proses pembinaan kader tidak terputus,” tegas M. Adenin.

Musycab tersebut kembali menegaskan nilai dasar kader Muhammadiyah, yakni Sami’na wa Atho’na. Prinsip ini menempatkan amanah sebagai tanggung jawab yang harus ditunaikan, bukan sebagai jabatan yang diperebutkan.

Melalui Musycab ini, Tapak Suci Sambikerep diharapkan mampu melanjutkan pembinaan kader secara berkesinambungan, sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkarakter, berintegritas, serta berkomitmen kuat terhadap nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡