
PWMU.CO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menyelenggarakan Turba (Turun ke Bawah) Pendidikan putaran pertama pada Sabtu, (5/7/2025) bertempat di Pusdiklat RSML, Jalan Ahmad Dahlan, Lamongan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan majelis, antara lain: Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, Majelis Pauddasmen PDA Lamongan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lamongan, PCM Turi, PCM Sarirejo, serta Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) dari ketiga wilayah tersebut. Turut hadir pula para kepala dan wakil kepala AUM Pendidikan di bawah PCM dan PCA, tokoh-tokoh pendidikan di lingkungan PCM Lamongan, serta perwakilan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Lamongan.
Perkuat Sinergi Antar Lembaga
Drs KH M. Anwar MPd selaku Wakil Ketua PDM Lamongan yang membidangi urusan pendidikan, membuka agenda dengan penekanan penting: “Siapa pun yang mengurusi pendidikan akan mendapat jaminan iman dan ilmu, serta kelak akan diangkat derajatnya setinggi-tingginya.”
Dalam sambutannya, beliau menggarisbawahi pentingnya memperkuat sinergi antarlembaga Muhammadiyah, apalagi kegiatan ini dilaksanakan di hari penuh berkah, yakni saat puasa Asyura. Ia mengajak seluruh pihak untuk “menggelorakan kekuatan sinergi” demi masa depan pendidikan Muhammadiyah.
KH Anwar juga menyampaikan refleksi inspiratif dengan menyinggung kisah keluarga Nabi Ya’qub, yang mengalami persoalan karena tidak terbangun sinergi antaranggota keluarga.
“Jangan sampai kondisi seperti itu terjadi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah,” pesannya.
Ia kemudian memperingatkan agar para pengelola amal usaha tidak terlena.
“Jangan menunggu kematian baru menyiapkan amal. Terlebih bagi yang memegang amanah di persyarikatan, penting untuk menyiapkan generasi penerus dan membangun sinergi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah,” tegasnya.
Sebagai penutup, beliau mengingatkan: Orang baik akan ditolong oleh banyak orang, dan orang baik yang awalnya dihinakan akan dimuliakan oleh Allah Swt.
Agenda dilanjutkan dengan sesi testimoni dari kepala sekolah dan madrasah, serta tokoh pendidikan Muhammadiyah. Sesi tersebut kemudian dilengkapi dengan dialog pendidikan yang mengangkat tema: “Bagaimana Menjadikan Sekolah/Madrasah Menjadi Pilihan Favorit Orang Tua/Wali Murid.” (*)
Penulis Moch. Muzaki Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments