Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) bersama Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) bersiap menjadi tuan rumah International Short Course on Islamic Nursing Care yang akan diikuti mahasiswa University MAIWP International, Malaysia. Persiapan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua institusi pada Selasa (21/7/2026) di Ruang Pertemuan Tim Kordik RSML.
Program internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Agustus 2026 itu bertujuan memperkenalkan praktik Islamic Nursing Care sekaligus implementasi standar rumah sakit syariah kepada peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi UMLA melalui kolaborasi dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pelayanan kesehatan.
Penandatanganan kerja sama dihadiri Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Umla Dias Tiara Putri Utomo, M.Pd., serta jajaran manajemen RSML yang diwakili Kepala Program Management Office dan Corporate Secretary dr. Candra Dewi Kusumaningrum, Sp.PK., Sekretaris Eksekutif Tim Kordik Ririn Puji Astutik, S.Psi., beserta perwakilan unit pelayanan yang akan terlibat dalam pelaksanaan pelatihan.
Perkenalkan Islamic Nursing Care ke Mahasiswa Malaysia
Melalui program ini, mahasiswa dari Malaysia akan memperoleh pengalaman belajar yang mengintegrasikan teori keperawatan dengan praktik pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai Islam. Peserta juga akan mempelajari implementasi standar rumah sakit syariah yang telah diterapkan RSML.
Kepala KUI Umla, Dias Tiara Putri Utomo, M.Pd., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan keunggulan pendidikan keperawatan Muhammadiyah di tingkat internasional.

“Sinergi ini merupakan langkah nyata Umla dan RSML dalam menghadirkan pendidikan keperawatan berstandar global yang tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman. Kami berharap para peserta dari Malaysia dapat memperoleh pengalaman komprehensif, baik secara klinis maupun spiritual,” ujarnya.
Sementara itu, pihak RSML menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program melalui berbagai unit pelayanan yang akan menjadi lokasi praktik peserta. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi di ruang kelas, tetapi juga pengalaman langsung mengenai pelayanan rumah sakit syariah yang diterapkan di Indonesia.
Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah
Kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pelayanan kesehatan Muhammadiyah. Selain mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa internasional, program tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan model Islamic Nursing Care yang dikembangkan Umla dan RSML kepada perguruan tinggi luar negeri.
Ke depan, kedua institusi berkomitmen memperluas kolaborasi melalui berbagai program lanjutan, seperti pertukaran mahasiswa dan tenaga pendidik, riset kolaboratif di bidang pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai Islam, serta penyusunan modul Islamic Nursing Care berstandar internasional yang dapat menjadi rujukan bagi institusi kesehatan berbasis Islam.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen Amal Usaha Muhammadiyah dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan, mengembangkan jejaring akademik global, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Melalui penyelenggaraan International Short Course on Islamic Nursing Care, Umla dan RSML berharap dapat memperluas kerja sama internasional sekaligus memperkenalkan praktik pendidikan dan pelayanan kesehatan Islami Indonesia kepada masyarakat global. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments