PWMU.CO – Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Baratajaya Surabaya mengundang enam dokter hewan dan para medis Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Airlangga (RSHP Unair) untuk menjadi guru tamu siswa kelas II, pada Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang digelar di ruang kelas II Sekolah Kreatif yang beralamat di jalan Baratajaya I nomor 11 Surabaya ini merupakan pendalaman materi yang sedang berlangsung di kelas yakni tema ‘Merawat Hewan dan Tumbuhan’.
Program Guru Tamu ini merupakan salah satu bentuk kegiatan memberikan pelajaran dan pengalaman pada siswa secara langsung dari narasumber ahlinya. Selain itu agar siswa memiliki sikap disiplin, empati, sosial, dan saling menghargai satu sama lain.
Sebelum praktik bedah ikan, para siswa kelas II mendapat menjelasan mengenai apa itu ikan dari drh. Simeon Marcellino Tantono, dokter hewan RSHP Unair. Mereka siap berkostum yang mendukung dengan mengenakan celemek dan topi berbentuk ikan.
Dokter Simeon, sapaan akrannya mengatakan, ikan adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di air. “Ikan bernapas menggunakan insang dan bergerak menggunakan sirip,” ucapnya.
Tubuh ikan, lanjut dia, terdiri dari bagian luar dan dalam. “Bagian luar (morfologi) berfungsi untuk perlindungan dan pergerakan. Sedangkan bagian dalam (anatomi) untuk kelangsungan hidup,” terangnya.
Ia menambahkan, bagian luar tubuh ikan meliputi, kepala, badan, sisik, sirip dan ekor. “Sedangkan bagian dalam tubuh ikan, diantaranya insang, hati, gelembung renang, lambung, usus, dan kantung empedu,” katanya.
Selanjutnya, para siswa mengerjakan lembar kerja siswa mengenai bagian tubuh ikan. Seusai itu mereka diajak praktik bedah ikan bersama dokter hewan dan paramedis lainnya.
Sri Wahyuni, A.Md salah satu paramedis RSHP Unair memulai praktik bedah ikan dengan membersihkan sisik dan memotong sirip ikan. Kemudian, memotong perut, mulai dari anus menuju bagian ventral ke arah depan kepala dengan alat praktikum sederhana seperti gunting, pinset, pisau kecil, sarung tangan dan nampan.
Di sela-sela membedah ikan, Yuni sapaan akrabnya menjelaskan bagian dan fungsi anatomi ikan secara langsung sambil menunjuk bagian tubuh ikan yang sedang dibedah. Para siswa terlihat antusias menyimak penjelasannya dan mencoba memegang langsung bagian tubuh ikan.
“Kok ikannya keluar cairan hijau saat dibedah?” ucap Arsya Riffat Saputra salah satu siswa kelas II.
Bagian dalam ikan yang dibedah dan berwarna hijau umumnya menandakan adanya pecah empedu. “Kantong empedu yang pecah dapat menodai daging atau organ dalam ikan menjadi kehijauan,” jawab Yuni.
Guru kelas II Sekolah Kreatif SDM16 Surabaya, Ita Arifiyah SPd mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenal jenis ikan, habitatnya, organ tubuh ikan dan fungsinya. “Selain itu juga mengenalkan profesi hewan dan berbagi pengetahuan tentang manfaat mengkonsumsi ikan,” katanya.
Ia menambahkan, pembelajaran guru tamu bedah ikan ini dilakukan guna untuk mempelajari anatomi hewan secara langsung. “Kegiatan ini mengajarkan siswa mengenali organ dalam ikan melalui pembedahan sederhana, seperti membersihkan, membedah perut, dan mengamati organ,” terangnya.
Melalui kegiatan guru tamu ini, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan kontekstual yang mendalam, sehingga siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, terampil, berfikir kritis dan berwawasan luas sejak dini. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments