Semangat kaderisasi tidak mengenal batas usia. Hal tersebut dibuktikan oleh kader Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Batealit, R. Bambang Sulistio, yang di usia 57 tahun tetap bersemangat mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) KOKAM 2026 yang diselenggarakan pada Jumat–Ahad, (3–5/7/2026) di Komplek Masjid Al Muttaqin, Kecapi, Tahunan, Jepara.
Keikutsertaan R. Bambang Sulistio menjadi perhatian sekaligus inspirasi bagi seluruh peserta Diklatsar. Di tengah padatnya materi keislaman, kemuhammadiyahan, kepemimpinan, kedisiplinan, hingga latihan fisik, beliau tetap mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan dedikasi. Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa semangat berjuang dan mengabdi kepada Persyarikatan tidak pernah dibatasi oleh usia.
Ketua PCPM Batealit, Adi Putera Nugraha, S.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat yang ditunjukkan oleh R. Bambang Sulistio.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak R. Bambang Sulistio yang di usia 57 tahun masih memiliki semangat luar biasa untuk mengikuti Diklatsar KOKAM 2026. Beliau telah menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar, berlatih, dan mengabdi. Semangat beliau merupakan teladan bagi seluruh kader PCPM Batealit, khususnya generasi muda, agar senantiasa istiqamah dalam proses kaderisasi dan perjuangan Muhammadiyah,” ujar Ketua PCPM Batealit.
Investasi Jangka Panjang
Rokhman menambahkan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan gerakan Muhammadiyah. Oleh karena itu, setiap kader diharapkan memiliki semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga loyalitas terhadap Persyarikatan, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan negara.
Keikutsertaan R. Bambang Sulistio dalam Diklatsar KOKAM 2026 menjadi pesan moral bahwa semangat pengabdian tidak mengenal usia. Justru pengalaman hidup yang dimiliki menjadi nilai tambah dalam membangun karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta memperkuat solidaritas antar kader.
“Semoga semangat yang ditunjukkan Bapak R. Bambang Sulistio dapat menginspirasi seluruh kader Pemuda Muhammadiyah untuk terus berproses, memperkuat militansi, dan melanjutkan estafet perjuangan dakwah Islam yang berkemajuan melalui wadah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam)”, harap Ketua PCPM Batealit.
Keikutsertaan R. Bambang Sulistio mendapatkan perhatian dan rasa hormat yang tinggi dari pemateri Diklatsar Kokam 2026, Burhanudin.
Burhanudin yang juga provost Kokam Jepara mengakui semangat R. Bambang Sulistio luar biasa.
“Saya kagum atas semangat Pak R. Bambang Sulisto dari kokam Batealit, beliau usia yang tidak muda tapi tetap sukarela mengikuti Diklatsar Kokam 2026 ini penuh semangat tidak canggung, dan beliau pun menjalani semua kegiatan penuh semangat,” ujar Burhanudin. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments