Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Empat alumninya berhasil melanjutkan studi ke Rusia, Iran, dan Yordania melalui program beasiswa penuh serta jalur penerimaan mahasiswa internasional.
Capaian ini menjadi bukti bahwa lulusan FSIP tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di kancah global.
Keempat alumni tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Perbankan Syariah. Mereka diterima di sejumlah perguruan tinggi bergengsi melalui skema seleksi internasional yang kompetitif.
Alumni Program Studi S1 Perbankan Syariah, Salma Nadia Salsabila, SE, berhasil meraih Russian Government Scholarship, beasiswa penuh dari Pemerintah Rusia yang diberikan kepada mahasiswa internasional berprestasi.
Sementara itu, tiga alumni Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam turut melanjutkan pendidikan ke kawasan Timur Tengah. Hisam Sidqi, S.Pd. dan Agiel Laksamana Putra, S.Pd diterima di Ahlul Bayt International University, Iran.
Adapun Zaki Mubarok Khasyitullah, S.Pd berhasil melanjutkan studi di Yarmouk University, Yordania, salah satu perguruan tinggi yang memiliki reputasi kuat di kawasan Timur Tengah.
Dekan Fakultas Studi Islam dan Peradaban Umsura, Dr. Thoat Stiawan, SHI, MHI, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan fakultas secara berkelanjutan, mulai dari penguatan kompetensi akademik, kemampuan bahasa asing, hingga pembentukan budaya akademik yang mendukung daya saing internasional.
“Keberhasilan para alumni ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar FSIP UMSurabaya. Mereka membuktikan bahwa lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan internasional, dan memanfaatkan berbagai peluang beasiswa yang tersedia di berbagai negara.
Prestasi ini, terang Thoat, juga memperkuat komitmen UMSurabaya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi melalui peningkatan mutu lulusan, perluasan jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, serta penguatan budaya riset dan inovasi.
“Dengan bekal kompetensi akademik, karakter Islami, dan semangat berkemajuan, para alumni diharapkan mampu menjadi duta Muhammadiyah yang berkontribusi bagi masyarakat global sekaligus membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional,” ujar dia.
Keberhasilan empat alumni tersebut menegaskan bahwa kiprah lulusan FSIP Umsura di dunia internasional bukan sekadar slogan, melainkan bukti nyata bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era global. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments