Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bayu Firdaus Wakili Sidoarjo dalam Pengukuhan Dai Digital Muhammadiyah Nasional

Iklan Landscape Smamda
Bayu Firdaus Wakili Sidoarjo dalam Pengukuhan Dai Digital Muhammadiyah Nasional
Bayu Firdaus perwakilan dari Sidoarjo. (Lattieffah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Era dakwah digital kini memasuki fase baru. Muhammadiyah mulai membangun kekuatan baru di ruang media sosial dengan menyiapkan generasi dai yang tidak hanya piawai berbicara di mimbar, tetapi juga mampu mengendalikan arus informasi di dunia digital.

Langkah besar itu ditandai melalui pengukuhan Forum Dai Digital Muhammadiyah (Fordigimu) yang digelar oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari roadmap dakwah Muhammadiyah masa depan, yakni membangun ekosistem dakwah yang adaptif, kreatif, dan mampu menjangkau generasi digital melalui berbagai platform media sosial.

Di tengah derasnya gelombang konten negatif yang menguasai ruang maya, Muhammadiyah mulai menyiapkan barisan dai digital untuk menghadirkan narasi Islam yang mencerahkan dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam kegiatan nasional itu, Bayu Firdaus hadir sebagai satu-satunya utusan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sidoarjo.

Kehadirannya menjadi simbol keterlibatan Muhammadiyah Sidoarjo dalam gerakan dakwah digital nasional yang kini mulai dibangun secara terstruktur dan berkelanjutan.

Para peserta yang mengikuti pengukuhan merupakan bagian dari pengurus Fordigimu LDK PP Muhammadiyah yang telah melalui proses seleksi nasional secara ketat.

Dari lebih dari 1.000 pendaftar dai digital dari berbagai daerah di Indonesia, sebanyak 700 peserta berhasil lolos tahap administrasi.

Selanjutnya, proses penyaringan berlanjut melalui penilaian karya dakwah digital dan sesi wawancara mendalam hingga akhirnya terpilih 35 dai terbaik untuk menjadi bagian dari Fordigimu Nasional.

Melalui program bimbingan teknis (bimtek), peserta dibekali kemampuan membangun komunikasi digital, produksi konten kreatif, hingga strategi penguatan narasi dakwah di media sosial.

Muhammadiyah memandang bahwa dakwah masa depan tidak cukup hanya hadir di ruang fisik, tetapi juga harus mampu mengambil peran dominan di ruang digital yang kini menjadi pusat interaksi masyarakat.

Untuk mempercepat gerakan tersebut, peserta dibagi ke dalam dua lini utama, yakni tim konten kreator dan tim penulis.

SMPM 5 Pucang SBY

Lewat Focus Group Discussion (FGD), kedua divisi itu menyusun strategi kolaboratif guna menciptakan konten dakwah yang lebih efektif, menarik, dan mampu bersaing dengan arus informasi digital yang semakin kompleks.

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin menegaskan bahwa kondisi media digital saat ini membutuhkan perhatian serius dari para pelaku dakwah.

“Media digital saat ini banyak dipenuhi oleh konten negatif seperti pornografi, judi online, hingga hoaks. Karena itu, sudah sepatutnya para dai digital Muhammadiyah hadir untuk menebarkan kebaikan dan memenuhi ruang digital dengan konten-konten yang mencerahkan,” ujarnya usai membuka kegiatan.

Usai mendapatkan pembekalan, LDK PP Muhammadiyah secara resmi mengukuhkan Fordigimu sebagai pusat koordinasi nasional dai digital Muhammadiyah.

Pengukuhan tersebut menjadi awal lahirnya jaringan dakwah digital Muhammadiyah yang diproyeksikan bergerak secara masif di berbagai daerah Indonesia.

Bagi Bayu Firdaus yang juga aktif di Divisi Dakwah Digital PDM Sidoarjo, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum memperluas kolaborasi dakwah digital antarwilayah.

“Saya bersyukur sekali bisa hadir dalam forum ini. Walau informasi bimtek bisa dikatakan mendadak, namun Allah mengizinkan saya sampai di sini dengan selamat dan tentunya dapat bertemu dengan para pejuang dakwah di dunia digital dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Melalui Fordigimu, Muhammadiyah menatap masa depan dakwah dengan pendekatan yang lebih progresif dan berbasis teknologi.

Gerakan ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem media sosial yang lebih sehat, edukatif, dan dipenuhi konten-konten positif yang membawa nilai pencerahan bagi masyarakat luas.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 25/05/2026 22:27
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡