Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai kegiatan Business Day yang digelar SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix).
Program kewirausahaan tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (19–20/6/2026), dengan melibatkan seluruh siswa dari berbagai jenjang kelas.
Pada hari pertama, kegiatan diikuti siswa kelas 3, 4, dan 5. Sementara pada hari kedua, giliran siswa kelas 1 dan 2 yang meramaikan berbagai stan usaha yang telah disiapkan di lingkungan sekolah.
Sejak pagi, antusiasme siswa terlihat begitu tinggi. Beragam produk kuliner dan hasil kreativitas mereka dipasarkan secara langsung, mulai dari makanan ringan, minuman segar, hingga berbagai mainan dan karya kreatif lainnya.
Salah satu momen menarik terjadi ketika dagangan berupa puding milik Jovita habis terjual dalam waktu singkat.
“Alhamdulillah, Ustaz, punya saya sudah habis semua,” ujarnya dengan wajah sumringah sambil menunjukkan uang hasil penjualan.
Kesuksesan serupa juga dirasakan Astha yang menjual dimsum ayam dan es dawet. Dengan penuh percaya diri, ia aktif menawarkan produknya kepada para pengunjung yang memenuhi area sekolah.
“Ayo… siapa beli? Mumpung masih hangat!” serunya ramah kepada setiap orang yang melintas di depan lapaknya.
Semangat para siswa dalam memasarkan produk menunjukkan keberanian dan keterampilan komunikasi yang mulai tumbuh sejak usia dini.
Suasana Business Day pada hari kedua semakin semarak karena bertepatan dengan gladi bersih acara puncak Gen Q Award dan Pentas Seni SD Musix.
Sebuah terop besar berdiri di halaman sekolah, dilengkapi panggung megah berukuran 8 x 4 meter. Kehadiran layar videotron berukuran besar semakin menambah semarak suasana dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta maupun orang tua yang hadir.
Sejak pagi, para wali murid turut mendampingi putra-putri mereka sekaligus meramaikan transaksi jual beli yang berlangsung di lingkungan sekolah.
Lapak-lapak usaha siswa memenuhi berbagai sudut halaman sekolah. Khusus siswa kelas 1 dan 2, proses penataan stan masih mendapat pendampingan dari orang tua sehingga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat antara sekolah dan keluarga.
Kepala SD Musix, Munahar, S.H.I., M.Pd., menjelaskan bahwa Business Day merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa.
“Business Day ini adalah laboratorium kehidupan. Anak-anak belajar langsung tentang esensi berniaga, kejujuran, komunikasi, dan tanggung jawab. Mereka tidak hanya diajarkan teori, tetapi dilatih untuk berani mencoba dan merasakan prosesnya langsung,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk menanamkan mental kewirausahaan sejak dini sekaligus membentuk karakter siswa yang mandiri dan percaya diri.
Munahar menambahkan bahwa penguatan jiwa wirausaha menjadi salah satu bekal penting bagi generasi masa depan agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami ingin menanamkan mental entrepreneur sejak dini, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman. Jadi, bukan hanya sekadar keuntungan materi yang dicari, tetapi juga keberkahan dalam setiap proses usaha,” tegasnya.
Melalui kegiatan Business Day, SD Musix terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara akademik, pembentukan karakter, kreativitas, dan kemandirian.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang mampu membentuk keterampilan hidup (life skill) siswa sejak usia dini.





0 Tanggapan
Empty Comments