Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Artha Sinar Sejahtera (BPRS Arsa Sejahtera) milik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026. Hingga Juni 2026, bank syariah tersebut berhasil mengelola aset sebesar Rp 82 miliar dengan sekitar 4.400 nasabah aktif, sekaligus membukukan laba sekitar Rp 1 miliar.
Capaian tersebut menjadi modal kuat bagi BPRS Arsa Sejahtera untuk mengejar target aset Rp 100 miliar dengan laba sekitar Rp 2 miliar hingga akhir tahun.
Direktur Utama BPRS Arsa Sejahtera, Sri Astutik, SE, mengatakan peningkatan aset dan jumlah nasabah mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah milik UMM tersebut.
“Untuk saat ini aset kami per Juni 2026 sebesar Rp82 miliar dengan total nasabah sekitar 4.400 orang. Ke depan, kami menargetkan aset menembus Rp100 miliar pada 2026 dengan laba sekitar Rp2 miliar. Optimisme itu didukung capaian semester pertama yang telah menghasilkan laba sekitar Rp1 miliar,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Sri Astutik, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari strategi perusahaan dalam memperluas pembiayaan secara terukur.
BPRS Arsa Sejahtera memperkuat sinergi dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti sekolah, rumah sakit, dan unit usaha Muhammadiyah, sekaligus tetap membuka akses pembiayaan bagi masyarakat umum, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami banyak bekerja sama dengan amal usaha Muhammadiyah, seperti sekolah-sekolah, rumah sakit, dan berbagai usaha Muhammadiyah. Namun, masyarakat umum juga tetap menjadi perhatian kami, terutama melalui pembiayaan bagi sektor UMKM,” tuturnya.
Konsistensi Berbuah Penghargaan
Sri Astutik menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis yang diraih saat ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjaga tata kelola dan kesehatan bank selama bertahun-tahun.
Komitmen tersebut telah membuahkan berbagai penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Pada 2022, BPRS Arsa Sejahtera meraih predikat “Excellent” dari Infobank sekaligus dinobatkan sebagai BPRS Terbaik oleh ASBISINDO. Prestasi itu kemudian berlanjut dengan penghargaan sebagai BPR Syariah Terbaik II pada 2024.
Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap tingkat kesehatan bank dan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
“Penghargaan yang kami raih pada 2022 dan 2024 berkaitan dengan kinerja serta tingkat kesehatan bank. Alhamdulillah, seluruh komponen penilaian saat itu dapat kami penuhi dengan baik,” jelasnya.
Deretan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa BPRS Arsa Sejahtera mampu menjaga stabilitas dan kualitas pengelolaan bisnisnya.
Dengan fondasi keuangan yang semakin kuat, manajemen optimistis dapat terus meningkatkan layanan perbankan syariah yang profesional, transparan, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments