Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Capek Dirasakan, Tapi Tidak untuk Dikeluhkan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Capek Dirasakan, Tapi Tidak untuk Dikeluhkan
Sikap tidak suka mengeluh dan berkata capek bagi seorang muslim dan hamba Allah Azza Wa Jalla adalah karena dirinya memiliki landasan yang kuat. (Geralt/PWMU.CO).
BANNER RSI AISYIYAH MALANG

(Para sahabat) bertanya, ‘Apakah Al- Mufarriduun itu, wahai Rasulullah?’ Beliau menja wab, ‘(Yaitu) laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah (berzikir).” (HR Muslim).

Ketiga, istighfar. Memohon ampun kepada Allah Azza Wa Jalla juga dapat mencegah seorang muslim agar tidak mengeluh dan berkata capek. Dengan ia beristighfar sebanyak-banyaknya, tentu keinginan buruk itupun menjadi hilang dan dapat dikendalikan dengan baik.

Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).

Keempat, tawakal. Bertawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga dapat mencegah seorang muslim hamba Nya dari mengeluh dan berkata capek.

Karena tawakal itu segala apapun yang dikerjakan, dilakukan dan diperbuatnya itu akan berserah diri atau diserahkan hasilnya hanya kepada Allah.

Dengan tawakal bukan saja hilangnya rasa capek melainkan juga dihapusnya dosa oleh Allah Azza Wa Jalla. Asal dirinya tidak mengeluh dan berkata capek. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan (capek), penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, hingga kegundahan hati, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan sebab itu.”(HR. Bukhari & Muslim).

Kelima, Bersemangat. Tetap bersemangat dalam beribadah, bekerja, berikhtiar, berdakwah dan berjuang, juga dapat membuat diri seorang muslim hamba Allah tidak mau mengeluh dan berkata capek.

Sebab semangat itu akan berpengaruh pada diri sendiri untuk terus melakukan apa saja yang memberi maslahat bagi masyarakat dan umat manusia dan menjadi amal saleh.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Nabi Yunus alaihi sallam setelah selamat dari perut ikan dan jatuh sakit, namun setelah sehat kembali beliau bersemangat berdakwah kepada umatnya.

Beliau telah berhasil menjadikan 100. 000 orang lebih beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hidup merekapun bahagia penuh dengan berbagai kenikmatan.” (QS. Ash Shaffat: 147-148).

Semangat ini besar pengaruhnya dalam men cegah diri dari bersikap lemah dan mengeluh berkata capek. Hal ini telah disebutkan dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ini.

“Bersemangatlah terhadap hal-hal yang berguna bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan jangan menjadi lemah…”. (HR. Muslim).

Keenam, shalat dan tidur. Shalat dan tidur juga menjadi amalan untuk mencegah kebiasaan mengeluh dan berkata capek dan lelah.

Bila sudah bekerja, berikhtiar, berdakwah dan berjuang keras dan tubuhnya merasa capek dan lelah, maka segera melaksanakan shalat dan tidur untuk memulihkan kembali kondisi tubuh dan jiwanya. (QS. An Naba:9, Al Furqon:47, Fushilat:73).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Salatlah dan tidurlah! Karena sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atas dirimu…” (HR. Bukhari dan Muslim).

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu