Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cawisan PCM Seri Kembang Tekankan Kepedulian Sosial dan Semangat Menuntut Ilmu

Iklan Landscape Smamda
Cawisan PCM Seri Kembang Tekankan Kepedulian Sosial dan Semangat Menuntut Ilmu
Cawisan PCM Seri Kembang Tekankan Kepedulian Sosial dan Semangat Menuntut Ilmu. (Muhammad Farhan/PWMU.CO)
Oleh : Muhammad Farhan
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Seri Kembang kembali menggelar Cawisan atau pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh pada Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darussalam Muhammadiyah Seri Kembang ini menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, sekaligus meningkatkan semangat menuntut ilmu di kalangan warga Muhammadiyah.

Kegiatan diawali dengan penyampaian prakata sekaligus informasi program dari Kantor Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) PCM Seri Kembang oleh H. Nasrowi Jenuh.

Dalam pemaparannya, ia mengulas kandungan Surah al-Maun ayat 1-3 yang menjelaskan ciri-ciri orang yang mendustakan agama, yakni mereka yang enggan memberikan bantuan dan tidak mendorong pemberian makan kepada orang miskin.

Menurutnya, pesan dalam Surah al-Maun tidak hanya menjadi tuntunan ibadah secara personal, tetapi juga mengajarkan pentingnya membangun kepedulian sosial sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam.

“Banyak sekali peluang untuk berbuat baik yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah program yang tengah dan akan dijalankan Lazismu PCM Seri Kembang, seperti kegiatan donor darah, pembentukan kelompok karet getah, pemberian beasiswa, bantuan bagi warga yang mengalami musibah kematian, serta penyebaran kencleng Lazismu sebagai bentuk penguatan gerakan filantropi Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Memasuki sesi tausiyah, H. Nasrowi Fajri mengajak jamaah untuk terus menumbuhkan semangat menuntut ilmu, Ia menegaskan bahwa

SMPM 5 Pucang SBY

“Allah Swt. telah menjanjikan derajat yang tinggi bagi orang-orang yang beriman dan berilmu. Karena itu, proses belajar harus menjadi bagian dari perjalanan hidup setiap muslim,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nasrowi turut membagikan pengalamannya ketika mengajarkan metode Iqra kepada seorang siswa tingkat MTs.

Berkat kesungguhan guru dalam membimbing dan kemauan kuat dari peserta didik untuk belajar, siswa tersebut mampu membaca al-Quran dalam waktu sembilan bulan.

Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan pendidikan lahir dari sinergi antara pendidik dan peserta didik.

Guru dituntut untuk mengajar dengan penuh kesungguhan, sementara murid perlu memiliki semangat dan komitmen dalam menuntut ilmu.

Cawisan rutin yang diselenggarakan PCM Seri Kembang ini diharapkan terus menjadi ruang pembinaan keagamaan yang mampu menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat budaya menuntut ilmu, serta mendorong warga Muhammadiyah untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 25/07/2026 18:38
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu