Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya berhasil meraih Juara Umum Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) III tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Sabtu (25/7/2026).
Pengumuman juara disampaikan oleh MC Sulistyowati dan Dr. Sande pada acara penutupan Fashmu III yang berlangsung meriah di hadapan ratusan peserta, pendamping, dan tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, KH. Abdul Basith, Lc., M.S.I., mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Fashmu III.
Ia menyampaikan penghargaan kepada Universitas Muhammadiyah Lamongan, PDM Lamongan, PCM Lamongan, Lazismu, seluruh panitia, para juri, PWM Jawa Timur, serta semua pihak yang telah berkontribusi sejak tahap persiapan hingga penutupan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga Festival Anak Sholeh Muhammadiyah yang ketiga ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga semua menjadi amal saleh yang diridai Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Abdul Basith, hal yang paling membanggakan selama pelaksanaan Fashmu III bukan hanya berlangsungnya perlombaan secara sportif, tetapi juga meningkatnya kualitas peserta dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Dari laporan para juri sejak pagi hingga akhir perlombaan, kami mendapatkan kesan yang sangat membanggakan. Kemampuan peserta tahun ini jauh meningkat dibandingkan Fashmu pertama dan kedua. Potensi anak-anak luar biasa, bahkan ada peserta yang masih duduk di kelas II SD tetapi memiliki kemampuan yang sangat mengesankan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa dalam sebuah perlombaan memang harus ada yang menjadi juara. Namun, menurutnya, kualitas peserta secara keseluruhan sangat merata sehingga para juri menghadapi tantangan besar dalam menentukan pemenang.
“Yang sulit justru mencari siapa yang lemah. Ini menunjukkan keberhasilan ayah, bunda, dan para guru dalam mendidik anak-anak sebagai kader Muhammadiyah sejak usia dini,” katanya.
Abdul Basith berharap potensi besar yang dimiliki para peserta tidak berhenti hanya pada ajang perlombaan. Ia mendorong agar Muhammadiyah memiliki sistem pembinaan berkelanjutan sehingga anak-anak berbakat dapat terus dikembangkan hingga menjadi kader Persyarikatan di masa depan.
“Jangan sampai kita hanya bangga memiliki anak-anak yang potensial, tetapi tidak ada tindak lanjut pembinaannya. Mereka perlu terus didampingi agar bakat dan kemampuan yang dimiliki dapat berkembang serta memberi manfaat bagi Muhammadiyah dan umat,” pesannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua dan guru yang telah menjadi garda terdepan dalam membina generasi Qurani.
“Perjuangan ayah, bunda, dan bapak ibu guru sungguh luar biasa. Berkat kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik, lahirlah anak-anak hebat yang kelak akan menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah,” tuturnya.
Pada akhir acara, panitia mengumumkan para peraih Juara Umum Fashmu III PWM Jawa Timur 2026, yaitu:
1. Juara Umum I: PDM Kota Surabaya
2. Juara Umum II: PDM Kota Kediri
3. Juara Umum III: PDM Malang
Prestasi tersebut menjadi bukti kuatnya pembinaan kader usia dini di lingkungan Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments