Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, berikhtiar mengurangi ketergantungan pelajar terhadap gawai dengan membangun lapangan bulu tangkis. Sarana olahraga tersebut disiapkan sebagai ruang aktivitas positif bagi anak-anak dan remaja di lingkungan Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdamu) Masjid Al-Falah Jalen.
Hingga Kamis (23/7/2026), pembangunan lapangan telah memasuki tahap pemasangan spandek pada sisi bangunan yang belum dilengkapi tembok. Lapangan tersebut dibangun di Gedung Serbaguna Muhammadiyah (GSM) milik PRM Jalen yang berada di samping TK ABA VII dan berjarak sekitar 50 meter dari Masjid Al-Falah.
Ketua PRM Jalen menjelaskan, pembangunan lapangan berawal dari keprihatinan para orang tua terhadap kebiasaan anak-anak yang menghabiskan banyak waktu menggunakan telepon genggam setelah pulang sekolah. Kondisi tersebut dinilai mengurangi aktivitas fisik sekaligus interaksi sosial mereka.
Berangkat dari kegelisahan itu, PRM Jalen mengangkat gagasan pembangunan lapangan bulu tangkis dalam musyawarah rutin ranting pada Juni 2026. Usulan tersebut mendapat sambutan hangat dari para anggota yang secara sukarela menyatakan kesediaannya menyumbangkan berbagai material bangunan, mulai dari pasir, semen, hingga spandek.
Dalam forum tersebut, anggota juga sepakat membentuk panitia pembangunan agar pelaksanaan proyek berjalan lebih terarah. Zaenul Arifin, Bendahara PRM Jalen, dipercaya sebagai ketua panitia dengan didukung sejumlah anggota untuk mengoordinasikan pembangunan, penggalangan donasi, serta pelaksanaan gotong royong.
Zaenul Arifin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa pembangunan akan mengutamakan semangat kebersamaan dengan melibatkan tenaga tukang dari warga setempat dan kerja bakti secara bergiliran.
“Kami akan memanfaatkan tenaga tukang dari warga sendiri dan mengedepankan semangat gotong royong agar pembangunan berjalan lancar serta menjadi milik bersama,” ujarnya.
Menurutnya, lapangan bulu tangkis diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi generasi muda Muhammadiyah. Melalui kegiatan olahraga, anak-anak diharapkan lebih aktif bergerak, membangun kebersamaan, serta mengurangi waktu penggunaan gawai yang berlebihan.
Selain menjadi sarana olahraga, keberadaan lapangan juga diproyeksikan sebagai tempat pembinaan kader, penyelenggaraan kegiatan kepemudaan, hingga ajang silaturahmi warga Muhammadiyah di Jalen.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Dukungan material, tenaga, dan partisipasi masyarakat mencerminkan kepedulian bersama terhadap pembinaan generasi muda.
PRM Jalen berharap pembangunan lapangan bulu tangkis dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dan remaja sebagai ruang aktivitas yang sehat, produktif, serta mendukung pembentukan karakter melalui olahraga dan kebersamaan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments