Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Raih Juara 1 Nasional Linkar Astra 2026 Berkat Inovasi Heavytech

Iklan Landscape Smamda
Guru SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Raih Juara 1 Nasional Linkar Astra 2026 Berkat Inovasi Heavytech
Apresiasi dan awarding para pemenang Lomba Inovasi Karya Guru Tahun 2026 melalui zoom meeting (Syaiful Efendi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Guru SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Ari Yuga Aswara, M.Pd., berhasil meraih Juara 1 Kategori Guru SMK dan Sederajat pada ajang Lomba Inovasi Karya Guru (Linkar) Astra 2026. Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara Apresiasi Linkar Astra 2026 pada Kamis (23/7/2026).

Prestasi tingkat nasional itu diraih berkat inovasi media pembelajaran Heavytech Virtual Learning, sebuah ekosistem pembelajaran digital interaktif yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran Teknik Alat Berat di SMK.

Linkar merupakan kompetisi inovasi pembelajaran tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk. melalui pilar kontribusi sosial Astra untuk Indonesia Cerdas. Program ini mendorong para guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Inovasi Heavytech Virtual Learning lahir dari pengalaman Ari Yuga Aswara saat mendampingi pembelajaran praktik di bengkel Teknik Alat Berat. Ia menemukan sebagian murid datang ke sekolah dalam kondisi kurang siap mengikuti praktik karena minim persiapan belajar maupun kurang istirahat.

Padahal, pembelajaran Teknik Alat Berat menuntut konsentrasi tinggi, pemahaman prosedur kerja, serta penerapan standar keselamatan yang ketat. Kondisi tersebut mendorong Ari mengembangkan sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa mempersiapkan diri sebelum memasuki bengkel praktik.

Melalui Heavytech Virtual Learning, siswa dapat mempelajari modul digital, mengakses video pembelajaran, melakukan simulasi laboratorium virtual, mengerjakan pre-test dan post-test, hingga berdiskusi dengan Tab Musake Ai, asisten pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang membantu siswa menganalisis permasalahan alat berat secara bertahap.

Salah satu fitur unggulan dalam platform tersebut adalah E-Ticket Praktik. Sebelum mengikuti praktik di bengkel, siswa diwajibkan menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran digital sebagai bukti bahwa mereka telah memahami materi dasar. Dengan sistem ini, waktu praktik menjadi lebih efektif karena siswa telah memiliki bekal pengetahuan yang memadai.

Selain mendukung pembelajaran teknis, platform tersebut juga dilengkapi BK Online Tab Musake, layanan pendampingan digital yang memberikan ruang konsultasi bagi siswa terkait motivasi belajar maupun kendala yang mereka hadapi. Jika diperlukan, sistem akan menghubungkan siswa dengan guru untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Ari Yuga Aswara menjelaskan bahwa teknologi yang dikembangkan bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan memperkuat proses pembelajaran agar lebih sesuai dengan karakter generasi digital.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kami ingin mengubah waktu yang sebelumnya banyak dihabiskan untuk aktivitas yang kurang produktif menjadi waktu belajar yang lebih bermakna. Harapannya, sebelum memasuki bengkel, murid sudah memiliki dasar pengetahuan, memahami prosedur kerja, dan siap mengikuti praktik dengan aman. Guru tetap menjadi pendamping utama, sedangkan teknologi menjadi sarana untuk memperkuat proses belajar,” ujarnya.

Pengembangan Heavytech Virtual Learning dilakukan selama beberapa bulan melalui penyusunan materi digital, pengembangan laboratorium virtual, integrasi simulasi industri, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran Teknik Alat Berat.

Dalam kompetisi Linkar Astra 2026, inovasi tersebut berhasil menyisihkan lebih dari 2.000 karya guru dari seluruh Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, penilaian proposal, uji coba implementasi, hingga presentasi final, Heavytech Virtual Learning akhirnya ditetapkan sebagai Juara 1 Nasional Kategori Guru SMK dan Sederajat.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, selamat dan terima kasih kepada Bapak Ari Yuga Aswara atas prestasi yang telah diraih. Semoga inovasi ini semakin bermanfaat dalam pembelajaran Teknik Alat Berat dan menginspirasi guru-guru lain untuk terus berinovasi serta meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Keberhasilan Heavytech Virtual Learning menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran yang lahir dari kebutuhan nyata di ruang kelas mampu menghadirkan solusi yang berdampak bagi pendidikan vokasi. Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta selaras dengan kebutuhan dunia industri. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 24/07/2026 14:30
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu