Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Wage, Taman, Sidoarjo, menggelar Rapat Kerja (Raker) bertema “Menyiapkan Generasi Penerus yang Amanah dan Tangguh dengan Nilai Juang untuk Melanjutkan Dakwah Muhammadiyah Wage” di Ubaya Training Center, Trawas, Sabtu-Ahad (25–26/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan visi, serta merumuskan program kerja yang berorientasi pada peningkatan kontribusi Muhammadiyah dan Aisyiyah bagi umat dan masyarakat.
Ranting Muhammadiyah Wage yang pernah meraih predikat Ranting Unggulan 2018 juga mengundang sejumlah ranting di sekitarnya, yakni PRM Kedungturi, Pepelegi, Bohar, dan Geluran.
Kehadiran ranting-ranting tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi serta membuka ruang kolaborasi dalam mengembangkan dakwah Muhammadiyah di tingkat ranting.
Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Aisyiyah.
Suasana penuh semangat dan kebersamaan menjadi simbol komitmen seluruh peserta untuk terus menghidupkan gerakan dakwah Islam berkemajuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan perjuangan Persyarikatan.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Wage, Ir. Ifan Poerwanto, mengajak seluruh kader membangun semangat perjuangan dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi.
Ia menegaskan bahwa setiap kader memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan gagasan dan inovasi demi kemajuan Muhammadiyah.
“Kita bukan pewaris, tetapi perintis.”
Menurutnya, pesan tersebut mengandung makna bahwa kader Muhammadiyah tidak cukup hanya melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, tetapi juga harus mampu melahirkan karya, terobosan, dan inovasi baru yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Ifan menambahkan, rapat kerja menjadi ikhtiar bersama untuk menentukan arah gerakan ranting ke depan yang berfokus pada pelayanan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap program yang disusun tidak boleh sekadar menjadi rutinitas organisasi, tetapi harus menghadirkan kreativitas dan inovasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui penyusunan program kerja yang lebih strategis, PRM dan PRA Wage berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dakwah sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dan Aisyiyah di tengah masyarakat.
Rapat kerja selama dua hari tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara PRM dan PRA Wage dalam melaksanakan program-program strategis secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad menjadi perintis, kegiatan ini diharapkan melahirkan langkah nyata untuk mengembangkan dakwah Islam berkemajuan yang semakin memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, dan bangsa.





0 Tanggapan
Empty Comments