Sebanyak 54 kader Nasyiatul Aisyiyah se-Kabupaten Gresik menggaungkan 10 Komitmen Kader Nasyiatul Aisyah dalam kegiatan Zero Waste Camp yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Gresik di Pinus Prigen Jungle Park, Sabtu-Ahad (25–26/7/2026).
Ikrar tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang mengusung semangat kepedulian lingkungan sekaligus penguatan karakter kader muda Muhammadiyah.
Prosesi ikrar dipandu Sekretaris PDNA Gresik, Risma Wahyuni, S.T., M.M.. Seluruh peserta bersama-sama mengucapkan 10 komitmen sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas organisasi dan kehidupan sehari-hari.
“Yunda-yunda, mengawali ikhtiar bersama kita dalam menginternalisasi dan mengamalkan pola aktivitas ramah lingkungan. Mari kita bersama mengikrarkan 10 Komitmen Kader Nasyiatul Aisyiyah,” bukanya.
Adapun sepuluh komitmen tersebut meliputi:
- Senantiasa salat fardu tepat waktu dan berjamaah.
- Membaca Al-Qur’an beserta maknanya.
- Beradab Islami dalam kehidupan.
- Beramal saleh dimulai dari diri sendiri.
- Bersedekah waktu untuk Nasyiah minimal satu kali dalam sepekan.
- Membaca satu hari satu tema.
- Mengikuti kajian minimal satu kali dalam sepekan.
- Berjiwa mandiri dan berpikir positif dalam segala hal.
- Responsif terhadap permasalahan lingkungan sekitar.
- Mampu membagi waktu antara keluarga dan Nasyiah.
Meski kegiatan dilaksanakan di alam terbuka, semangat para kader untuk mengamalkan nilai-nilai organisasi tetap terjaga.
Salah satu komitmen yang mendapat perhatian khusus adalah kemampuan membagi waktu antara keluarga dan aktivitas di Nasyiatul Aisyiyah. Bagi para kader, berorganisasi tidak berarti mengabaikan keluarga, tetapi justru membangun sinergi di antara keduanya.
Ketua PCNA Wringinanom, Minarti, membagikan pengalamannya mengikuti kegiatan Nasyiah bersama putrinya.
“Bahkan sejak dalam kandungan Yun,” ungkapnya.
Ia menceritakan bahwa putrinya, Claura Camelia Nada, telah mengikuti berbagai kegiatan Nasyiah sejak masih dalam kandungan hingga kini berusia 2,5 tahun.
Pengalaman serupa juga disampaikan kader Nasyiah Wringinanom, Fidayatus Sa’adah, yang mengajak putrinya, Labibatun Najiha, siswa kelas VI sekolah dasar, mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan anak sejak dini menjadi cara mengenalkan proses berorganisasi sekaligus menanamkan nilai kepemimpinan.
“Saya itu terinspirasi dari teman-teman Nasyiah semua yang selalu semangat, saya berharap anak saya kelak juga bisa demikian. Bisa percaya diri, berdakwah dan bermanfaat,” harapnya.
Melalui Zero Waste Camp, PDNA Gresik tidak hanya mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat komitmen kader dalam menjalankan nilai-nilai organisasi di tengah kehidupan keluarga.
Semangat membagi waktu antara keluarga dan Nasyiah menjadi pesan utama kegiatan tersebut. Bagi para kader, berbagi peran bukan berarti saling meninggalkan, melainkan saling mendukung dan meraih keberkahan bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments