Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Usai Musyran, Delta Surya Berharap IPM Smamuga Jadi Teladan dan Lahirkan Kader Muhammadiyah Berkelanjutan

Iklan Landscape Smamda
Usai Musyran, Delta Surya Berharap IPM Smamuga Jadi Teladan dan Lahirkan Kader Muhammadiyah Berkelanjutan
Selamat dan sukses untuk Pengurus inti PR IPM SMAMUGA Tulangan Masa Bakti 2026-2927. Dan terima kasih kepada IPM Smamuga Demisioner 2025-2026 atas pengabdiannya. (Zulkifli/pwmu.co)
pwmu.co -

Musyawarah Ranting (Musyran) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga) Sidoarjo telah digelar pada Sabtu (26/9/2026). Musyran tersebut menetapkan kepengurusan IPM Smamuga masa bakti 2026–2027.

Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan gebrakan positif sekaligus membuat keberadaan IPM semakin eksis. Harapan tersebut tidak hanya datang dari internal organisasi, tetapi juga dari sekolah, guru dan karyawan, siswa, orang tua, serta masyarakat.

Wakil Kepala Smamuga Bidang Kesiswaan sekaligus Pembina IPM, Delta Surya Ni Wahyu, S.Hum., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musyran yang berlangsung lancar.

Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara khusus dengan PWMU.CO melalui WhatsApp, Rabu (30/9/2026).

Delta menjelaskan, pelaksanaan Musyran tahun ini memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya berkaitan dengan agenda peserta didik kelas XII yang memasuki rangkaian persiapan ujian.

“Alhamdulillah kegiatan Musyran kemarin sudah terlaksana dengan baik. Dalam pelaksanaannya semuanya lancar,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah mendorong agar Musyran segera dilaksanakan karena pada Oktober peserta didik kelas XII akan memasuki sejumlah agenda akademik.

“Karena mengingat kelas XII itu di bulan Oktober, pertengahan atau akhir bulan, kami juga belum bisa memprediksi pastinya karena ada kegiatan ujian untuk kelas XII. Jadi sekolah meminta sesegera mungkin agar bulan ini Musyran segera diadakan,” jelasnya.

Meskipun jumlah tamu undangan tidak sebanyak tahun sebelumnya, kegiatan tetap dihadiri berbagai unsur. Perwakilan setiap kelas juga turut dilibatkan.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, dihadiri oleh berbagai komunitas dan perwakilan kelas. Tiap kelas ada dua peserta didik yang hadir. Mereka mengikuti kegiatan Musyran dan turut menyumbang ide,” ungkap Delta.

Salah satu hal yang menjadi bagian dari proses pembentukan kepengurusan IPM Smamuga adalah keterlibatan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam proses seleksi.

Delta mengatakan, mekanisme tersebut telah dilakukan setiap tahun sejak dirinya mendapat amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kesiswaan. Wawancara dari guru BK menjadi bagian tambahan dalam proses seleksi calon formatur IPM.

“Sejak saya menjadi Plt Kesiswaan, saya menambahkan wawancara atau interview dari BK untuk seleksi IPM. Jadi tidak hanya dari seleksi anak-anak IPM sendiri, tetapi juga ada tambahan interview dari konselor,” terangnya.

Menurut Delta, keterlibatan guru BK penting karena konselor sekolah memiliki pengetahuan mengenai karakter dan perkembangan peserta didik.

“Teman-teman BK atau guru BK ini sedikit banyak tahu tentang peserta didik kami yang masuk dalam formatur IPM,” katanya.

Ia berharap keterlibatan BK dapat memberikan pertimbangan tambahan mengenai kesiapan peserta didik untuk menjalankan amanah organisasi.

“Melibatkan BK juga bagian dari upaya memasukkan ide atau gagasan, apakah peserta didik ini layak atau tidak untuk dimasukkan dalam formatur IPM,” imbuhnya.

Musyran menetapkan sejumlah nama sebagai pengurus inti IPM Smamuga masa bakti 2026–2027. Berikut susunan pengurus inti:

  • Ketua Umum: Cahyani Aprilia Surgandari (XI-F2)
  • Sekretaris Umum 1: Gaisa’ Salsabila Libanese (XI-F4)
  • Sekretaris Umum 2: Naura Faizah Paradisa (X-E1)
  • Bendahara Umum 1: Nadia Dwi Syafira (XI-F4)
  • Bendahara Umum 2: Syahirah Balakmar (X-E4)

Kepengurusan baru tersebut diharapkan tidak sekadar menjalankan program kerja organisasi, tetapi juga mampu menunjukkan karakter kader Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari.

Delta menegaskan, karakter utama yang ingin dibentuk dari kader IPM Smamuga adalah karakter Islami, beradab, dan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya.

“Yang pertama tidak melupakan shalat. Mereka bisa menjadi contoh teman-teman, bisa menjadi teladan teman-teman,” tuturnya.

Menurutnya, kesibukan berorganisasi tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan kewajiban ibadah.

“Mereka harus mengutamakan shalat di samping banyaknya tugas atau apa pun itu. Mereka tetap harus mengutamakan shalat,” tegasnya.

Ia menambahkan, karakter Islami harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan adab.

“Ketika Islaminya sudah terbentuk, insyaallah nanti karakternya atau adab-adab itu juga terbentuk,” katanya.

Bagi Delta, kader IPM harus mampu menjadi trend center atau pusat keteladanan bagi peserta didik lainnya.

“Anak-anak berkarakter baik, beradab baik, atau berakhlakul karimah tentunya nanti peserta didik yang lain juga akan meniru. Harapannya IPM ini menjadi trend center, sebagai contoh bagi peserta didik atau teman-temannya yang lain,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Kepada pengurus IPM Smamuga masa bakti 2026–2027, Delta menyampaikan beberapa pesan.

Pertama, menjaga kesehatan agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.

“Kepada pengurus baru, semoga yang pertama sehat. Karena ketika mereka sehat, mereka bisa menjalankan amanahnya dengan baik,” katanya.

Kedua, menjaga amanah. Ketiga, membangun komunikasi dengan pihak sekolah. Keempat, tidak sombong dengan jabatan yang sedang diemban.

“Jabatan apa pun yang mereka punya saat ini hanya sekadar nama. Tidak bisa kita bawa sampai kapan pun. Itu sebetulnya bagian dari beban dan ujian,” jelasnya.

Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa IPM Smamuga menjadi lebih baik.

“Semoga sukses, bisa amanah, bisa membawa IPM 2026–2027 jauh lebih baik ke depannya dan bisa menjadi contoh atau kader-kader Muhammadiyah terbaik,” harapnya.

Delta juga berharap pengalaman berorganisasi di IPM Smamuga tidak berhenti setelah peserta didik menyelesaikan masa sekolah.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk melanjutkan kiprah organisasi di jenjang yang lebih tinggi.

“Harapannya mereka tidak hanya berhenti di IPM Ranting Smamuga, tetapi mereka bisa melanjutkan organisasinya ketika sudah lulus,” ujarnya.

Ia berharap kader-kader tersebut dapat terus aktif di jenjang organisasi Muhammadiyah dan IPM yang lebih tinggi.

“Bisa melanjutkan ke cabang, mungkin naik lagi ke IPM Daerah, IPM Wilayah, bahkan sampai ke IPM Pusat,” imbuhnya.

“Harapannya tidak hanya berkiprah di kandang saja atau di Smamuga saja, tetapi mereka juga harus bisa melanjutkan keorganisasian IPM ini di tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.

Tidak hanya kepada pengurus baru, Delta juga menyampaikan apresiasi dan pesan kepada pengurus IPM Smamuga masa bakti 2025–2026 yang telah menyelesaikan amanahnya.

Ia berharap seluruh pengabdian yang telah dilakukan selama satu periode menjadi pengalaman sekaligus amal kebaikan bagi para pengurus.

“Semoga apa yang sudah mereka lakukan di IPM menjadi pahala atau tabungan terbaik buat mereka,” ungkapnya.

Delta juga berharap pengalaman berorganisasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masa depan para kader, termasuk dalam melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Semoga mereka bisa diterima di PTN atau bisa diterima perusahaan yang bonafit melalui keikhlasan mereka yang sudah bekerja selama satu tahun di IPM Smamuga dengan baik,” tuturnya.

Namun, berakhirnya masa kepengurusan bukan berarti berakhir pula hubungan antara pengurus lama dan pengurus baru.

Delta berharap para kader demisioner tetap menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan pengurus IPM yang baru.

“Tidak menutup kemungkinan IPM yang terbaru ini masih perlu dituntun atau perlu komunikasi dengan IPM lama,” katanya.

Karena itu, ia mengajak pengurus demisioner untuk tetap berbagi pengalaman kepada kader-kader penerus.

“Saya berharap IPM yang sudah demisioner, yang sudah purna, mereka masih tetap berbagi, tetap sharing dengan adik-adiknya. Jadi tidak menutup komunikasi,” pungkasnya.

Pergantian kepengurusan bagi Delta bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, regenerasi IPM diharapkan menjadi proses berkelanjutan untuk menumbuhkan kader yang Islami, berkarakter, amanah, dan siap melanjutkan estafet dakwah serta kepemimpinan Muhammadiyah di masa mendatang.

Revisi Oleh:
  • Satria - 01/10/2026 11:07
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu