Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cegah Bullying, SD Musix Buka Kotak Pengaduan

Iklan Landscape Smamda
Cegah Bullying, SD Musix Buka Kotak Pengaduan
Keluarga besar SD Musix Surabaya melaksanakan kunjungan ‘tilik bayi’ sebagai wujud kepedulian, kebersamaan, dan doa bagi kelahiran putra pertama Astri Dwi Wulandari, S.Si. (Basirun/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) menyediakan kotak saran dan pengaduan di sejumlah titik sekolah sebagai upaya membangun lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberi ruang kepada siswa dalam menyampaikan aspirasi, kritik, maupun laporan terkait dugaan tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, Selasa (5/5/2026).

Kotak saran dan pengaduan ditempatkan di beberapa lokasi strategis, termasuk di setiap lantai gedung sekolah agar mudah dijangkau seluruh siswa. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari tindak lanjut deklarasi anti-bullying yang sebelumnya telah dilakukan bersama oleh warga sekolah.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa langkah tersebut tidak berhenti pada sebatas deklarasi, melainkan diwujudkan melalui penyediaan sarana komunikasi yang dapat digunakan siswa secara langsung.

Sejak dipasang, kotak saran dan pengaduan mulai mendapat perhatian dari siswa. Beberapa kotak telah terisi lembar aspirasi dan pesan dari siswa. Bahkan, di salah satu kotak ditemukan sejumlah koin uang logam yang dimasukkan oleh siswa.

“Kotak yang ada di lantai 3 berfungsi sebagai kotak infak,” ujar Khusnul Khotimah, S.Pd., guru kelas 6-A, sambil tersenyum melihat antusiasme siswa.

Keberadaan kotak tersebut juga memunculkan rasa ingin tahu siswa. Jovita, siswa kelas 4-A, sempat bertanya mengenai fungsi kotak tersebut.

“Ustadz, ini untuk apa?” tanyanya.

Namun, sebelum mendapat penjelasan lebih lanjut, Jovita membaca keterangan yang tertera di bagian depan kotak. Setelah membaca tulisan tersebut, ia mulai memahami fungsi kotak sebagai media penyampaian aspirasi dan pengaduan.

SMPM 5 Pucang SBY

Meski baru dipasang, beberapa kotak telah berisi sejumlah pesan dari siswa. Pihak sekolah menyampaikan bahwa kotak tersebut belum akan dibuka dalam waktu dekat karena menunggu jadwal khusus agar proses pengelolaannya berjalan secara terstruktur dan bertanggung jawab.

Kepala SD Musix Surabaya, Munahar, S.H.I., M.Pd., mengatakan bahwa penyediaan kotak saran dan pengaduan merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan ruang aman bagi siswa.

“Kami ingin memastikan setiap anak memiliki tempat untuk didengar. Kotak saran dan pengaduan ini menjadi sarana agar siswa berani menyampaikan apa yang mereka rasakan, termasuk jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan bullying,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius dan profesional oleh pihak sekolah.

“Semua aspirasi akan kami kelola dengan baik. Ini bukan sekadar fasilitas, tetapi bagian dari sistem perlindungan dan pembinaan karakter siswa di sekolah,” tambahnya.

Melalui fasilitas tersebut, sekolah berharap siswa memiliki keberanian untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama berada di lingkungan sekolah, baik berupa kritik, saran, maupun laporan tertentu.

Penyediaan kotak saran dan pengaduan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya komunikasi yang terbuka, saling menghargai, serta mendukung perlindungan siswa di lingkungan pendidikan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 08/05/2026 23:49
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu