Hanya lima hari berlatih, Pasukan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang berhasil meraih Juara 2 dalam lomba PBB tingkat SD se-Kecamatan Bungah, Kamis (27/8/2026).
Lomba tersebut digelar K3S Kecamatan Bungah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-65 Pramuka. Sebanyak 20 sekolah tingkat SD Negeri dan Swasta se-Kecamatan Bungah mengikuti perlombaan yang menguji kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, serta keberanian peserta.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Pasukan PBB Sekolah Ceria. Para siswa hanya menjalani latihan intensif selama lima hari sebelum tampil dalam perlombaan.
Pasukan PBB Sekolah Ceria terdiri atas 15 siswa kelas III, IV, dan V. Afika, siswa kelas V, dipercaya menjadi Komandan Pleton (Danton) untuk memimpin rekan-rekannya selama perlombaan.
Di bawah bimbingan Ustazah Fiana, Ustazah Sahara, dan Ustaz Irul, para siswa memanfaatkan lima hari latihan untuk membangun kekompakan gerakan, ketepatan langkah, kedisiplinan, dan keberanian tampil di hadapan dewan juri.
Waktu latihan yang singkat membuat setiap pertemuan dimanfaatkan untuk mengevaluasi gerakan dan memperbaiki berbagai kekurangan. Para siswa juga belajar membangun kerja sama agar mampu mengikuti aba-aba Danton secara serempak.
Saat perlombaan, pasukan PBB Sekolah Ceria mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW). Aba-aba yang diberikan Afika terdengar lantang, sementara anggota pasukan berusaha menjaga ketepatan gerakan dan kekompakan selama penampilan.
Dewan juri dalam perlombaan tersebut berasal dari unsur Koramil dan kepolisian. Setelah seluruh rangkaian penilaian selesai, Pasukan PBB Sekolah Ceria dinyatakan meraih Juara 2.
Lima Hari Berlatih, Siswa Semakin Percaya Diri
Afika mengaku sempat merasa gugup ketika dipercaya menjadi Danton. Menurutnya, latihan bersama teman-teman membuat dirinya semakin percaya diri untuk memimpin pasukan di hadapan dewan juri.
“Awalnya saya gugup karena harus menjadi Danton dan memimpin teman-teman di depan juri. Namun, setelah latihan bersama, saya menjadi lebih percaya diri. Saya sangat senang karena kerja keras kami selama lima hari akhirnya mendapatkan Juara 2,” ujar Afika.
Sementara itu, Ustazah Fiana mengaku bangga melihat semangat para siswa selama mengikuti latihan. Menurutnya, keterbatasan waktu bukan alasan bagi siswa untuk berhenti belajar dan berusaha memberikan penampilan terbaik.
“Lima hari memang sangat singkat, tetapi semangat anak-anak sangat panjang. Mereka datang berlatih dengan penuh semangat, mau belajar dari kesalahan, dan terus berusaha menjadi lebih baik,” ujar Ustazah Fiana.
Ia menilai proses latihan tidak hanya berorientasi pada persiapan perlombaan. Para siswa juga mendapatkan pengalaman untuk belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, serta berani tampil di depan orang lain.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan di luar pembelajaran akademik. Latihan PBB memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mengikuti aturan, menghargai peran anggota lain, dan bekerja sebagai satu tim.
Bagi Sekolah Ceria SD Muhammadiyah Melirang, capaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Lima hari latihan yang dijalani dengan sungguh-sungguh berbuah prestasi sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan yang membentuk kedisiplinan, keberanian, kerja sama, dan tanggung jawab. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments