Halalbihalal dan Pengajian Umum yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Lowokwaru berlangsung tidak sekadar sebagai ajang silaturahmi pasca-Idulfitri. Bertempat di Masjid Asy Syura Jatimulyo, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan intelektual yang mempertemukan tokoh nasional, akademisi, dan kader Muhammadiyah dalam satu forum ukhuwah.
Mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Menggerakkan Dakwah Berkemajuan,” kegiatan ini menghadirkan Muhadjir Effendy sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji, yang juga bertindak sebagai shohibul bait sekaligus narasumber utama pengajian.
Ketua PCM Lowokwaru, Mulyani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh dan akademisi dalam kegiatan tersebut.
“Kami sampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada para guru besar dan akademisi yang telah berkenan hadir dalam kegiatan Halalbihalal dan Pengajian Umum ini. Secara khusus juga kepada Prof. Dr. Muhadjir Effendy yang ditengah kesibukannya masih berkenan hadir dan memberikan tausiyah dan motivasi kepada kita semua”, ungkap Mulyani dalam sambutannya.
Dalam tausiyahnya, Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa Halalbihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang lahir dari ijtihad ulama. Meski tidak secara eksplisit terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadis, praktik ini dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan sosial.
“Halalbihalal ini adalah media untuk memperkuat ukhuwah. Ini penting dalam menjaga soliditas umat dan keberlanjutan gerakan dakwah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas keimanan di kalangan kader Muhammadiyah sebagai tahapan lanjutan setelah keislaman.
Dalam kegiatan ini, peserta diajak merefleksikan kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain Muhadjir Effendy, kegiatan ini turut dihadiri Nazaruddin Malik selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Hadir pula sejumlah akademisi dan guru besar seperti Prof. Triyo Supriyatno, Prof. Jabal Tariq Ibrahim, Prof. Unti Ludigdo, dan Prof. Gonda Sumitro.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkaya nuansa intelektual dalam forum silaturahmi ini.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Lebih dari sekadar tradisi tahunan, Halalbihalal PCM Lowokwaru tahun ini menegaskan perannya sebagai ruang konsolidasi intelektual dan spiritual.
Forum ini diharapkan mampu menjadi penggerak dakwah Muhammadiyah yang adaptif dan relevan di tengah dinamika zaman.





0 Tanggapan
Empty Comments