Udara dingin dini hari di Klurak Eco Park, Sidoarjo, tidak menyurutkan semangat peserta Perkemahan “Liburan Ceria dan Bermakna” yang diselenggarakan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambaksari Surabaya.
Rabu (8/7/2026) pukul 03.45 WIB, saat sebagian besar orang masih terlelap, pengurus, karyawan, dan anak-anak asuh mulai bangun untuk melaksanakan salat Tahajud berjamaah.
Meski udara pegunungan terasa dingin, mereka tetap bergegas menuju tempat wudu sebelum memenuhi area perkemahan untuk bermunajat kepada Allah SWT.
Setelah menunaikan salat Tahajud, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan salat Subuh berjamaah yang diimami Kepala LKSA, H. Abu Hasan.
Dalam Kuliah Subuh, Abu Hasan menyampaikan pentingnya pembiasaan program BRI (Bersih, Rapi, dan Indah) yang selama ini diterapkan di Panti Asuhan Muhammadiyah Gersikan.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter anak.
“Salat Subuh adalah bentuk konkret kita menepati janji kepada Allah SWT. Ini merupakan manifestasi perintah-Nya sekaligus wujud rasa syukur paling murni atas nikmat kehidupan yang masih dipercayakan kepada kita hari ini,” tuturnya.
Dalam tausiyahnya, Abu Hasan mengajak peserta merenungkan firman Allah SWT dalam Surah Al-A’raf ayat 172 tentang perjanjian manusia dengan Allah SWT sebelum dilahirkan ke dunia.
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِيٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ ۖ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَـٰذَا غَـٰفِلِينَ
Artinya: “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi…” (QS. Al-A’raf: 172)
Menurutnya, salat merupakan bentuk nyata seorang muslim dalam menjaga ikrar tersebut sepanjang hidupnya.
“Jangan sampai kita menjadi golongan orang yang lalai terhadap perjanjian agung itu. Salat adalah bentuk pengakuan paling jujur bahwa Allah adalah satu-satunya Sang Pencipta yang wajib kita sembah,” tambahnya.
Usai Kuliah Subuh, seluruh peserta mengikuti kegiatan tadabbur alam dengan menyusuri kawasan perkemahan di bantaran sungai.
Suasana pagi yang sejuk, gemericik air, dan rindangnya pepohonan menjadi sarana bagi peserta untuk merenungkan kebesaran ciptaan Allah SWT sekaligus mempererat kebersamaan.
Setelah kembali ke area perkemahan, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi yang dipandu Abdul Muis, Humas Panti Asuhan Muhammadiyah Gersikan.
Suasana penuh semangat dan keceriaan mengiringi gerakan senam yang menjadi penutup aktivitas pagi sebelum peserta melanjutkan agenda hari kedua.
Melalui perkemahan Liburan Ceria dan Bermakna, LKSA MPKS PCM Tambaksari berupaya membentuk karakter anak asuh secara menyeluruh melalui pembiasaan ibadah, kepedulian terhadap kebersihan, penguatan akhlak, serta kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT.





0 Tanggapan
Empty Comments