Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), dr. M. Asro Abdih Y., Sp.U., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) yang digelar di Aula Masjid Asy-Syifa RSML, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh LPCRPM PWM Jawa Timur tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 masjid Muhammadiyah se-Jawa Timur, bahkan peserta datang dari Denpasar, Bali. Pembukaan acara turut dihadiri Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah Jamaludin Ahmad, Wakil Ketua PWM Jawa Timur H. Sulton Amin, jajaran LPCRPM PWM Jawa Timur, PDM Lamongan, serta perwakilan PCM se-Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, dr. Asro Abdih mengaku merasa haru setiap kali mendengarkan Mars Muhammadiyah. Menurutnya, semangat dakwah yang terkandung di dalamnya selalu membangkitkan getaran hati dan kecintaan terhadap persyarikatan.
“Atas nama direksi dan seluruh karyawan RS Muhammadiyah Lamongan, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta AM3 di Lamongan. Kami merasa bangga dan bahagia dapat menjadi bagian dari kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa gagasan pelaksanaan AM3 di RSML telah dibicarakan sejak beberapa waktu lalu bersama LPCRPM PDM Lamongan dan LPCRPM PWM Jawa Timur. Karena itu, pihak rumah sakit menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Gedung yang megah ini bukan milik direksi, bukan milik karyawan, tetapi milik umat. Karena itu harus didedikasikan untuk dakwah dan kemaslahatan bersama. Jika fasilitas yang ada dapat mendukung kegiatan dakwah Muhammadiyah, maka kami siap membantu,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Asro berharap RSML dapat terus menjadi tuan rumah berbagai akademi dan pelatihan yang berkaitan dengan penguatan masjid serta dakwah Muhammadiyah. Menurutnya, kegiatan seperti AM3 tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap masjid kepada seluruh jajaran rumah sakit.
“Kami berharap RSML tetap menjadi tempat penyelenggaraan akademi semacam ini. Dengan begitu, hati para direksi dan karyawan selalu terikat dengan masjid. Apa pun persoalannya, masjid bisa menjadi pusat solusi dan penguatan umat,” katanya.
Selain itu, ia juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara RSML dengan PCM, PRM, maupun amal usaha Muhammadiyah lainnya, khususnya dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
“Jaringan Muhammadiyah sangat besar. Melalui kegiatan seperti ini kita bisa saling berbagi pengalaman, memperkuat silaturahmi, dan mengembangkan kerja sama, termasuk dalam layanan kesehatan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, dr. Asro menyampaikan rasa syukur atas perkembangan yang terus dicapai RS Muhammadiyah Lamongan. Ia meyakini kemajuan rumah sakit tidak lepas dari doa dan dukungan seluruh warga Muhammadiyah.
“Alhamdulillah, RS Muhammadiyah Lamongan terus berkembang. Saya yakin hal itu karena doa dari seluruh warga Muhammadiyah, termasuk para peserta yang hadir hari ini,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, dr. Asro menyampaikan apresiasi kepada LPCRPM PP Muhammadiyah, PWM Jawa Timur, dan seluruh pihak yang telah mempercayakan RSML sebagai lokasi pelaksanaan AM3.
“Terima kasih atas kepercayaannya. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi pengelolaan masjid Muhammadiyah dan memperkuat dakwah Persyarikatan di berbagai daerah,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments