Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, BUMDes Kuwik Kediri Terima Hibah Alat Pencetak Briket Biomassa Briqpress

Iklan Landscape Smamda
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, BUMDes Kuwik Kediri Terima Hibah Alat Pencetak Briket Biomassa Briqpress
Sosialisasi sekaligus serah terima inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pencetak arang briket biomassa Briqpress kepada BUMDes Kuwik, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Senin (3/8/2026). (Ihsan Azmi/PWMU.CO).
pwmu.co -

Upaya pemanfaatan limbah pertanian menjadi sumber energi terbarukan terus didorong di Kabupaten Kediri.

Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi sekaligus serah terima inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pencetak arang briket biomassa Briqpress oleh Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura).

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (3/8/2026) di Balai Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.

Teknologi pencetak briket berbahan dasar sekam padi tersebut diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Desa Kuwik dan pengelolaannya dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kuwik.

Inovasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi limbah sekam padi yang melimpah di wilayah Kunjang menjadi produk bernilai ekonomis sekaligus ramah lingkungan.

Penuhi Kebutuhan Produksi Desa

Lebih lanjut, Briqpress dirancang untuk memenuhi kebutuhan produksi skala desa dengan performa yang andal.

Mesin ini menggunakan motor diesel Vitara yang dikenal tangguh dan efisien untuk penggunaan jangka panjang.

Sistem poros ulir (screw press) yang terpasang pada mesin mampu memadatkan adonan biomassa sekam padi sehingga menghasilkan arang briket berbentuk silinder dengan kepadatan yang baik.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pengurus BUMDes Kuwik beserta perwakilan masyarakat tidak hanya menerima hibah alat. Tetapi juga memperoleh pelatihan teknis mengenai proses produksi briket biomassa.

Materi yang disampaikan meliputi persiapan bahan baku sekam padi, pengoperasian mesin Briqpress, perawatan berkala motor diesel, hingga teknik pengeringan dan pengemasan produk agar memiliki kualitas yang siap dipasarkan.

SMPM 5 Pucang SBY

Pemanfaatan Briqpress oleh BUMDes Kuwik diharapkan dapat menjadi unit usaha baru yang mampu meningkatkan perekonomian desa.

Selain mengurangi penumpukan limbah sekam padi dan pencemaran udara akibat pembakaran terbuka di lahan pertanian, arang briket yang dihasilkan juga berpotensi menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga, pelaku UMKM kuliner, maupun pasar komersial yang lebih luas.

Apresiasi Kepala Desa

Kepala Desa Kuwik, Ahmad Sholikin, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN Umsura.

Menurutnya, teknologi tersebut menjadi salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengolah limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya yang telah menghadirkan inovasi alat pembuat briket ini” terang Sholikin.

“Semoga alat ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh BUMDes dan masyarakat Desa Kuwik, sehingga limbah sekam padi yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat” ujarnya.

Melalui penyerahan Teknologi Tepat Guna Briqpress ini, Desa Kuwik diharapkan dapat menjadi percontohan desa yang mampu mengembangkan energi alternatif berbasis potensi lokal.

Inovasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa mampu menghadirkan solusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi, pelestarian lingkungan, serta peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 06/08/2026 14:04
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu