Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS) Universitas Muhammadiyah Surabaya secara resmi melepas tiga mahasiswa untuk mengikuti program magang internasional di Thailand, Selasa (02/06/2026).
Kegiatan pelepasan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung internasionalisasi pendidikan serta meningkatkan daya saing global mahasiswa.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains, Achmad Hidayatullah PhD, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada ketiga mahasiswa yang berhasil lolos dan terpilih mengikuti program magang internasional.
Apresiasi Dekan FPKS Umsura
Keberangkatan mereka dinilai sebagai sebuah pencapaian yang membanggakan, tidak hanya bagi mahasiswa secara pribadi, tetapi juga bagi fakultas dan universitas.
“Selamat kepada tiga mahasiswa FPKS yang akan melaksanakan magang internasional. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan menjadi bukti bahwa mahasiswa kita mampu bersaing serta beradaptasi di lingkungan global” ujarnya.
Adapun tiga mahasiswa tersebut akan menjalani program magang internasional selama kurang lebih empat hingga lima bulan, mulai Juni hingga Oktober 2026.
Mereka adalah Wardah Hani Zahra Afifah dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris yang akan ditempatkan di Ban Chiangkhan Wichitwittaya School, Loei.
Kemudian Cahaya Vanessa Firsta dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris yang akan melaksanakan magang di Ban Huai Pao Nua School, Loei. Serta Rosa Alba Aisyah dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang akan menjalani program magang di Santisat Wittaya School, Yala, Thailand.
Ketiganya akan terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pembelajaran di sekolah mitra sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik, pedagogik, dan pengalaman internasional.
Pihak fakultas juga menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Kerja Sama dan Internasional (LKI) Universitas Muhammadiyah Surabaya yang terus membuka dan menawarkan berbagai program internasional kepada mahasiswa.
Menurutnya, berbagai peluang internasional tersebut menjadi sarana penting dalam memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa di tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, fakultas juga mendorong penguatan program student mobility dan staff exchange melalui berbagai skema internasional, termasuk program Erasmus yang didanai penuh oleh Uni Eropa.
Program-program tersebut dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk memperoleh pengalaman belajar di luar negeri.
Perkaya Wawasan, Tingkatkan Kualitas Lulusan
Selain itu, sejumlah perguruan tinggi Muhammadiyah diketahui telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas internasional untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa.
Pengalaman tersebut harapannya dapat memperkaya wawasan global sekaligus meningkatkan kualitas lulusan.
Thailand dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dipandang sebagai destinasi strategis untuk memperoleh pengalaman internasional.
Selain memberikan pemahaman lintas budaya, negara-negara tersebut juga menawarkan berbagai peluang pendidikan lanjutan.
Fakultas bahkan mendorong mahasiswa untuk mempertimbangkan studi magister di Thailand dan negara-negara Eropa mengingat banyaknya program beasiswa penuh yang tersedia bagi mahasiswa internasional.
Menutup sambutannya, Achmad Hidayatullah berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang internasional ini sebaik mungkin untuk menimba ilmu, memperluas jaringan, serta membawa pulang pengalaman berharga yang dapat menginspirasi mahasiswa lainnya.
“Gunakan pengalaman ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, mengembangkan diri, dan menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain. Keberangkatan kalian tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama fakultas dan universitas” terang Achmad.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas keberangkatan kalian dalam program magang internasional ini” tutupnya.
Program magang internasional di Thailand diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin banyak mahasiswa FPKS Universitas Muhammadiyah Surabaya untuk berkiprah di tingkat internasional serta memperkuat posisi universitas sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global.
Melalui pengalaman mengajar, berinteraksi dengan masyarakat internasional, dan memahami budaya yang berbeda, harapannya para mahasiswa dapat menjadi duta kampus yang mampu membawa nilai-nilai keilmuan, profesionalisme, dan karakter Muhammadiyah di tingkat global.





0 Tanggapan
Empty Comments