SMA Muhammadiyah 4 (Smampat) Sidayu Gresik mengadakan sosialisasi tertib berlalu lintas dari Kapolsek Sidayu, Senin (20/7/2026).
Kegiatan sosialisasi dimulai pukul 08.00 WIB di Aula Ahmad Dahlan. Kegiatan ini diikuti seluruh murid dari kelas X, XI, XII sebanyak 101 murid.
Kepala Smampat Sidayu, Ahmad Zainnudin SPd Gr, mengatakan bahwa sosialisasi ini berkaitan erat dengan sebagian besar murid yang datang ke sekolah dengan sepeda motor.
“Bahkan ada yang menempuh perjalanan cukup jauh, mulai dari wilayah Panceng hingga Telogo Sadang, Lamongan. Jarak yang tidak dekat tersebut tentu membutuhkan kehati-hatian dan kedisiplinan dalam berkendara” terangnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap murid memahami bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan sekadar menghindari pelanggaran. Namun sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan juga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Bukan Sekadar Taat Aturan
Sebagai pengingat, Zainnudin mengimbau kepada seluruh siswa SMA Muhammadiyah 4 Sidayu agar selalu tertib berlalu lintas.
Kemudian menggunakan sepeda motor yang sesuai standar pabrikan dan tidak dimodifikasi, seperti mengecilkan ukuran ban atau menggunakan knalpot brong yang mengganggu masyarakat.
“Jangan lupa selalu memakai helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta berkendara dengan sopan, tidak ugal-ugalan, dan senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas” katanya.
Pemateri dari Kapolsek Sidayu, Aipda Teguh Hariyanto, menjelaskan tata tertib berlalu lintas bukan sekadar aturan. Melainkan bentuk kepedulian kita terhadap keselamatan diri sendiri, keluarga dan orang lain.
“Untuk itu, mari bersama-sama membangun kesadaran berlalu lintas dan mematuhi peraturan dengan baik” ajak Teguh.
Lebih lanjut, Teguh berujar bahwa tata tertib berlalu lintas merupakan seperangkat aturan yang mengatur gerak orang, kendaraan, dan barang di jalan.
“Adapun tujuannya adalah untuk mewujudkan kondisi aman, selamat, tertib, dan lancar. Intinya mari kita tertib berlalu lintas bukan karena takut polisi, akan tetapi karena sayang nyawa. Keselamatan adalah investasi paling berharga” ucapnya.
Ia menambahkan dasar hukumnya sebagai bentuk kepatuhan terhadap undang- undang berlalu lintas berdasarkan UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Tujuan Utama ke Sekolah
Teguh mengimbau agar para siswa selalu memiliki SIM dan STNK, menggunakan helm dan safety belt, mematuhi rambu, marka, dan lampu lalu lintas, serta jangan menggunakan HP saat berkendara.
“Mari kita mulai dari hal kecil. Selain itu, ada juga beberapa faktor lain menjadi penyebab terjadinya kecelakaan dalam berlalu lintas. Di antaranya faktor manusia, lingkungan, dan kendaraan” terangnya.
“Ingatlah, tujuan utama kalian berangkat ke sekolah adalah untuk menuntut ilmu. Jangan sampai perjalanan menuju sekolah justru membawa risiko yang dapat membahayakan masa depan kalian” tegas Teguh.
“Kami ingin setiap pagi kalian berangkat dengan selamat dan setiap sore kembali ke rumah dalam keadaan sehat serta dapat berkumpul kembali bersama keluarga” ungkapnya.
Murid kelas XI-2 Smampat Sidayu, Ma’rifatul Humairoh, mengaku senang mengikuti kegiatan sosialisasi dari Kapolsek.
“Kegiatan ini bermanfaat bagi kita sebagai pelajar dengan diterangkan banyak materi seperti rambu-rambu lalu lintas, peraturan berkendara yang baik” tutur Ma’rifatul.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu untuk memahami terkait berkendaraan di jalan raya yang benar sehingga harus mematuhi protokol yang berwajib.
“Harapannya, dengan adanya tata tertib berlalu lintas dapat tercipta jalan raya yang aman, tertib, dan lancar demi keselamatan bersama. Selain itu, bisa menekan angka kecelakaan dan menjaga keselamatan diri serta orang lain” pungkasnya.
Mari menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari diri sendiri.





0 Tanggapan
Empty Comments