SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026.
Mengangkat tema “Mengasah Potensi, Meraih Prestasi, Semangat Cinta Nabi”, kegiatan tersebut melibatkan seluruh siswa kelas 1 hingga 6.
Rangkaian kegiatan berlangsung di Gedung 1 dan 2 SDM Limas dengan pendampingan ustaz dan ustazah serta guru dan karyawan sekolah.
Peringatan Maulid Nabi dikemas melalui kegiatan keagamaan dan berbagai perlombaan. Selain menjadi momentum menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun karakter Islami dan semangat berprestasi siswa.
Ketua panitia pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW, Okta Emillia Tsabitah atau Ustazah Beta, mengatakan peringatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan di sekolah.
“SD Muhammadiyah 15 Surabaya sebagai lembaga pendidikan Islam wajib memperingati kegiatan ini dengan tujuan memberikan pembelajaran yang bermakna melalui kegiatan keagamaan yang menyenangkan, mendidik, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan murid,” ungkap Okta Emillia Tsabitah.
Untuk memperkuat pembelajaran sekaligus mengasah potensi siswa, SDM Limas menggelar sejumlah perlombaan yang melibatkan murid kelas 1 hingga 6.
Lomba tersebut meliputi tahfidz secara perorangan, adzan secara perorangan, praktik salat berjamaah secara berkelompok yang terdiri atas imam dan makmum, serta lomba memakai sarung secara perorangan.
Menurut Ustazah Beta, kegiatan tersebut diharapkan membantu siswa memahami berbagai aspek yang telah diajarkan sesuai tuntunan dalam organisasi Muhammadiyah dan ajaran agama Islam.
Tujuan kegiatan juga disampaikan Kepala SDM Limas, Mationo, MA., ketika ditemui kontributor dan Tim Wartawan Cilik (WarCil) SDM Limas di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kirana Thalia Puteri Anugerah sebagai reporter WarCil, Aisyah Ayudia Inara Raharja sebagai voice recorder, dan Azzahra Ayudia Inara sebagai fotografer mewawancarai Mationo mengenai tujuan peringatan Maulid Nabi.
Ustaz Yono, sapaan akrab Mationo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat keimanan dan karakter Islami.
“kegiatan ini dilaksanakan agar seluruh murid SDM Limas meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam, menumbuhkan kecintaan murid kepada Nabi Muhammad, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanallahu Wataala, membentuk karakter Islami sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah dan menyemarakkan PHBI di lingkungan SD Muhammadiyah 15 Surabaya sebagai syi’ar Islam,” seru Ustaz Yono.
Rangkaian Gebyar Maulid ditutup pada Jumat (28/8/2026). Seluruh siswa kelas 1 hingga 6 berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti sejumlah kegiatan.
Penutupan diisi dengan pembagian hadiah, Friday Charity, salat Dhuha berjamaah, Gema Al Kahfi, serta pembagian kue kepada masyarakat sekitar sekolah.
Friday Charity dalam kegiatan tersebut nantinya disalurkan kepada warga masyarakat yang terkena musibah gempa bumi di NTT.
Pembagian kue kepada masyarakat sekitar sekolah dan jamaah salat Jumat Masjid At Taqwa SDM Limas dilakukan melalui kerja sama dengan pengurus Komite IKWAM SDM Limas dan koordinator kelas.
Wakil Ketua Pengurus Komite IKWAM SDM Limas, Putri Abdhi Swastika, mengatakan kegiatan berbagi tersebut menjadi bagian dari semarak Maulid Nabi sekaligus syiar Islam.
“Pada hari Jum’at yang penuh berkah ini ustadz, kami bekerjasama dengan sekolah, dan koordinator masing-masing kelas mau membagikan kue kepada masyarakat sekitar sekolah dan jama’ah sholat Jum’at masjid At Taqwa SDM Limas, kegiatan ini diharapkan semua warga sekolah bisa menyemarakkan maulid nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam dan kita bisa syi’ar Islam melalui pembagian kue kepada masyarakat sekitar,” ungkap Putri Abdhi Swastika.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SDM Limas memadukan pembelajaran keagamaan, pengembangan potensi, prestasi, dan kepedulian sosial. Gebyar Maulid tidak hanya menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar meneladani akhlak dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.





0 Tanggapan
Empty Comments