Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Umsura Siapkan 200 Peserta untuk Program Migrant Center

Iklan Landscape Smamda
Umsura Siapkan 200 Peserta untuk Program Migrant Center
Peresmian Migran Center Umsura bersama Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla (Ghonim/PWMU.CO)
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyiapkan Migrant Center untuk mendukung program vokasi Go Global dalam mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia. Pada tahap awal, Umsura menargetkan 200 calon peserta untuk mengikuti program yang menyediakan pelatihan bahasa, peningkatan keterampilan, hingga sertifikasi.

Rektor Umsura Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan hal tersebut setelah peresmian Umsura Migrant Center di At-Tauhid Tower, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Mundakir, sejumlah fasilitas telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Fasilitas itu mencakup ruang pelatihan, pembelajaran bahasa, peningkatan keterampilan atau upskill serta ruang untuk mendukung peserta memperoleh sertifikasi.

“Yang jelas sudah kita siapkan adalah fasilitas untuk pelatihan. Tadi disampaikan oleh Mas Wamen yang perlu disiapkan adalah fasilitas untuk pelatihan bahasa, kemudian fasilitas untuk upskill, kemudian fasilitas yang lain terkait dengan bagaimana supaya calon peserta migran ini bisa keluar dengan baik. Dan alhamdulillah sudah kita siapkan semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ruang kelas untuk pelatihan tersedia di lantai 5 dan lantai 6. Sementara itu, fasilitas upskill berada di lantai 5. Umsura juga menyiapkan ruang UC untuk mendukung proses sertifikasi peserta.

“Untuk ruang kelas, ini ada di lantai 5 dan lantai 6. Kemudian ada fasilitas untuk upskill, ada di lantai 5 tadi yang sudah kita saksikan. Kemudian juga ada bagaimana kita nanti menyiapkan mahasiswa untuk mendapatkan, maksudnya peserta untuk mendapatkan sertifikasi, kita siapkan di ruang UC,” jelas Mundakir.

Menurutnya, kesiapan fasilitas tersebut telah mendapat penilaian dari Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Republik Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla yang hadir dalam peresmian. Mundakir menyebut Umsura dinilai siap untuk segera merealisasikan program tersebut.

“Jadi tadi kalau menurut penilaian dari Mas Wamen, kita sudah sangat siap untuk segera merealisasikan program ini,” katanya.

Target 200 Peserta

Migrant Center Umsura akan dikembangkan sebagai bagian dari program SMK Go Global. Program tersebut menyasar calon pekerja yang akan bekerja di luar negeri, dengan sasaran antara lain lulusan SMA dan SMK serta lulusan perguruan tinggi.

Mundakir mengatakan Umsura akan bekerja sama dengan sekolah menengah untuk menjaring calon peserta.

“Karena ini adalah bagian dari program vokasi Go Global ya. Jadi nanti kita akan kerja sama dengan SMK, SMA, terutama lulusan SMK, SMA, untuk segera mendaftar dalam program ini,” tuturnya.

Selain lulusan SMA dan SMK, program tersebut juga terbuka bagi lulusan D3 dan S1. Pada tahap awal, Umsura menyiapkan kuota sebanyak 200 calon peserta.

SMPM 5 Pucang SBY

“Untuk tahap awal disiapkan untuk 200 calon peserta, tinggal nanti kita bagaimana menerima rekrut mahasiswa atau peserta umum untuk program ini,” ujar Mundakir.

Ia menambahkan, proses rekrutmen calon peserta diharapkan dapat dimulai pada September 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah adanya arahan agar program dapat mulai direalisasikan pada tahun ini.

“Kalau bisa tahun ini, maka kita nanti segera koordinasi September ini segera kita bergerak untuk merekrut calon peserta,” katanya.

Empat Bidang Keahlian

Umsura telah menyiapkan empat bidang keahlian dalam program tersebut. Keempatnya adalah caregiver, professional nurse, instruktur dan konstruksi, serta operasional.

“Yang sudah kita siapkan ada empat, yaitu caregiver, kemudian professional nurse, kemudian dan kontraktor dan operasional. Operasional berbagai skill, teknik yang ada sesuai dengan kebutuhan user di luar negeri,” jelas Mundakir.

Selain keterampilan teknis, kemampuan bahasa menjadi salah satu bagian yang disiapkan Umsura. Melalui pusat bahasa, terdapat empat bahasa yang telah dipersiapkan, yakni Mandarin, Inggris, Jepang, dan Jerman.

“Kita sudah menyiapkan di pusat bahasa itu ada bahasa Mandarin, bahasa Inggris, kemudian Jepang dan Jerman,” ujarnya.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari pengembangan Umsura Migrant Center untuk mendukung calon pekerja migran sebelum bekerja di luar negeri. Program tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pembekalan bahasa dan sertifikasi.

Dengan fasilitas yang telah disiapkan, Umsura selanjutnya akan melakukan koordinasi dan proses rekrutmen calon peserta. Tahap awal program ditargetkan dapat menjangkau 200 peserta dari lulusan SMA, SMK, D3, maupun S1. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 29/08/2026 15:49
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu