Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai “Pasar Mini Ceria” yang diselenggarakan KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Ngoro.
Kegiatan ini mengangkat tema “Aku Bisa Memenuhi Kebutuhanku” dan dilaksanakan selama dua hari, pada Jumat-Sabtu (18–19/9/2026) di Desa Watesnegoro, Dusun Dateng, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan Pasar Mini Ceria menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual bagi anak usia dini.
Latih Komunikasi hingga Kemandirian
Melalui kegiatan bazar sederhana, anak-anak PAUD dan TK diajak untuk mengenal berbagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus belajar tentang proses jual beli dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak.
Berbagai stan bazar disiapkan dan dikelola dengan penuh antusias oleh anak-anak. Mereka belajar mengenal barang yang dijual, mengenal nilai uang, melakukan transaksi sederhana, serta belajar berkomunikasi dan bekerja sama.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman bermain, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan keberanian, tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.
Menariknya, kegiatan bazar ini juga terbuka bagi warga sekitar untuk ikut berpartisipasi. Kehadiran masyarakat membuat suasana Pasar Mini Ceria semakin hidup sekaligus menciptakan ruang interaksi antara sekolah, anak-anak, dan lingkungan sekitar.
Pembelajaran melalui kegiatan nyata seperti ini memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak.
Anak tidak hanya mendengar penjelasan tentang kebutuhan, uang, atau kegiatan jual beli, tetapi dapat melihat, mencoba, dan merasakan langsung bagaimana sebuah kegiatan ekonomi sederhana berlangsung.
Harga untuk Penuhi Kebutuhan
Melalui Pasar Mini Ceria, anak-anak juga diperkenalkan pada pemahaman bahwa memenuhi kebutuhan membutuhkan proses, usaha, tanggung jawab, dan kemampuan menentukan pilihan.
Nilai-nilai tersebut ditanamkan sejak dini dengan pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran anak usia dini dapat dikemas secara kreatif melalui lingkungan sekitar. Sebuah pasar kecil dapat menjadi ruang belajar yang luas, tempat anak menemukan pengalaman baru dan mulai mengenal arti kemandirian.
“Dari stan kecil ini, mimpi-mimpi besar tentang kemandirian mulai dirintis, dengan harapan setiap anak memahami perannya dalam kehidupan sehari hari. Anak anak belajar memilih, membeli dan berhitung serta melayani” ujar Kepala TK ABA 14 Ngoro, Dina.
Pasar Mini Ceria bukan sekadar kegiatan bazar. Di balik senyum, transaksi kecil, dan riuh anak-anak menawarkan dagangannya, tersimpan proses pendidikan yang mengajarkan keberanian untuk mencoba, kemampuan berinteraksi, serta langkah awal untuk menjadi pribadi yang mandiri.





0 Tanggapan
Empty Comments