Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PDM Kabupaten Kediri Perdalam Strategi Revolusi Ta’mir Masjid di AM3 Batch 4

Iklan Landscape Smamda
PDM Kabupaten Kediri Perdalam Strategi Revolusi Ta’mir Masjid di AM3 Batch 4
Oleh : Khoirul Anam
pwmu.co -

Pengelolaan masjid Muhammadiyah didorong tidak berhenti pada fungsi sebagai tempat ibadah. Masjid juga diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan, pembinaan, pemberdayaan, dan aktivitas umat.

Upaya memperkuat kapasitas tersebut menjadi bagian dari Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch #4 yang diikuti delegasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) PWM Jawa Timur itu berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Masjid Al-Ikrom, Wage, Sepanjang, Sidoarjo.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi “Revolusi Ta’mir Masjid” yang disampaikan Prof. Kusnadi Ikhwan, M.M. Materi tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya pengembangan tata kelola masjid secara kreatif dan responsif terhadap kebutuhan jamaah.

Delegasi PDM Kabupaten Kediri berasal dari dua masjid.

Dari Masjid Sholihin, Pare, Kediri, peserta terdiri atas M. Waliuddin AR., Husni Effendi Titis Habibi, Agih Firjatulloh, Aceng Nurhidayat, dan Bahtiar Khoiruddin.

Sementara itu, delegasi dari Masjid Baiturrahman, Plemahan, Kediri, terdiri atas M. Indra, Muhammad Riko Alfath, Elham Murdiyanto, Gunawan, dan Moh. Ali Khamdani.

Bagi peserta, materi dan proses pembelajaran dalam AM3 menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dalam mengelola masjid sekaligus memahami kebutuhan jamaah.

Salah satu peserta, Muhammad Waliuddin Abdul Rohman, menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan penting bagi jajaran takmir dalam menyusun kebijakan dan program masjid.

SMPM 5 Pucang SBY

“Dengan diadakannya Akademi Marbot ini, kita di jajaran takmir masjid semakin tercerahkan. Sesuai dengan moto masjid, yaitu masjid makmur dan memakmurkan. Karena itu, takmir dalam membuat kebijakan dan program harus sesuai dengan kebutuhan jamaah,” ujarnya.

Husni Effendi Titis Habibi juga merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Menurutnya, AM3 tidak hanya mengajak peserta memikirkan kemajuan masjid, tetapi juga mendorong takmir menghadirkan pelayanan yang membuat jamaah nyaman dan semakin dekat dengan masjid.

“Sangat bermanfaat sekali acara Akademi Marbot ini. Kami dilatih untuk lebih memakmurkan masjid dan lebih kreatif dalam menarik jamaah. Selain memajukan masjid, kami juga dituntut untuk memberikan pelayanan agar jamaah betah dan sering ke masjid. Apa pun masalahnya, masjid diharapkan dapat menjadi salah satu solusi,” ungkapnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan semangat yang dibangun dalam AM3, yakni menjadikan masjid sebagai ruang yang mampu menjawab kebutuhan jamaah.

Keikutsertaan delegasi PDM Kabupaten Kediri diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan pengelolaan masjid di daerah masing-masing. Pengetahuan dan pengalaman selama kegiatan tidak berhenti sebagai wawasan, tetapi dapat diterapkan melalui program nyata yang sesuai dengan kebutuhan jamaah.

Dengan penguatan kapasitas takmir, semangat “masjid makmur dan memakmurkan” diharapkan semakin berkembang. Masjid pun diharapkan mampu menjalankan fungsi yang lebih luas sebagai pusat ibadah, pembinaan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Satria - 29/08/2026 17:15
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu