Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo terus mendorong percepatan digitalisasi tata kelola Persyarikatan melalui implementasi Satu Data Muhammadiyah (SatuMu). Langkah tersebut dilakukan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainer (TOT) SatuMu bagi unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), serta para operator SatuMu.
Bimtek bertema “Satu Data Muhammadiyah” itu dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 30 Agustus 2026, pukul 08.00–12.00 WIB. Kegiatan bertempat di Aula Mas Manshur, GKB 2 Kampus 1 Umsida, Lantai 7.
Ketua PDM Sidoarjo Prof. Dr. A. Dzo’ul Milal, M.Pd. menjelaskan, SatuMu merupakan program Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai bagian dari upaya membangun dan memperkuat digitalisasi manajemen Muhammadiyah.
“SatuMu adalah program PP Muhammadiyah sebagai upaya digitalisasi manajemen Muhammadiyah. Ini wajib disukseskan dari PP sampai tingkat ranting,” terang Ketua PDM Sidoarjo.
Menurutnya, keberhasilan SatuMu membutuhkan keterlibatan seluruh struktur Persyarikatan. Karena itu, Bimtek menjadi bagian penting untuk memastikan para pengelola di tingkat daerah, cabang, hingga ranting memiliki pemahaman dan kemampuan yang sama dalam mengoperasikan sistem tersebut.
Untuk mendukung implementasi itu, PDM Sidoarjo menjadwalkan Bimtek bagi PCM, PRM, serta para operator yang terdiri atas agen dan verifikator.
Ketua PDM Sidoarjo juga menegaskan bahwa percepatan SatuMu menjadi bagian dari upaya agar tata kelola Persyarikatan di Sidoarjo tidak tertinggal dari daerah lain.
“Supaya bisa segera berlari mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lain, untuk itu seluruh PCM, PRM dan operator wajib ikut hadir supaya bisa dengan lancar menyelesaikan tugas ini dengan baik dan cepat,” tegasnya.
Bimtek tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kompetensi agen serta verifikator SatuMu. Dengan pemahaman yang sama, proses input, pengelolaan, verifikasi, hingga pemanfaatan data Persyarikatan diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan efektif.
Berdasarkan agenda kegiatan, Bimtek TOT SatuMu PDM Sidoarjo melibatkan unsur Muhammadiyah dari seluruh Kabupaten Sidoarjo. Peserta berasal dari 18 PCM dan 208 PRM.
Peserta yang dijadwalkan mengikuti kegiatan terdiri atas Ketua/Verifikator SatuMu PDM Sidoarjo, Sekretaris/Agen SatuMu PDM Sidoarjo, serta Agen dan Verifikator SatuMu Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Sidoarjo.
Materi yang diberikan mencakup registrasi peserta, pembukaan, pengenalan SatuMu, login aplikasi MASA dan pendaftaran E-KTAM, serta login SatuMu (DOM).
Untuk mendukung praktik langsung selama Bimtek, peserta diminta membawa handphone. Sementara agen dan verifikator juga diminta membawa laptop serta kabel data atau charger.
Melalui kegiatan tersebut, PDM Sidoarjo berharap implementasi SatuMu tidak berhenti pada penguasaan teknologi. Lebih dari itu, Satu Data Muhammadiyah diharapkan menjadi instrumen untuk memperkuat tata kelola organisasi yang terintegrasi, kolaboratif, modern, dan amanah.
SatuMu juga dipandang sebagai bagian dari upaya membangun Persyarikatan yang semakin tertib, cepat, dan terukur, sekaligus mampu bergerak bersama dari tingkat daerah hingga ranting.
“Satu Data Muhammadiyah bukan sekadar digitalisasi data, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun Persyarikatan yang semakin tertib, cepat, terukur, dan mampu bergerak bersama dari tingkat daerah hingga ranting.”
“SatuMu: Satukan Data, Kuatkan Organisasi, Mencerahkan Negeri,” pungkas Ketua PDM Sidoarjo.





0 Tanggapan
Empty Comments