Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat menerima kunjungan silaturahmi dari PCM Rawamangun Pulogadung, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Babat ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi informasi dan pengalaman mengenai program kerja serta pengelolaan organisasi di masing-masing PCM.
Rombongan PCM Rawamangun tiba di GDM Babat sekitar pukul 08.00 WIB dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan PCM Babat. Setelah itu, rombongan diarahkan menuju tempat transit sebelum acara utama dimulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Babat, di antaranya Kepala SD Muhammadiyah 1 Babat, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Babat, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Babat, dan Kepala SMK Muhammadiyah 5 Babat. Turut hadir pula Direktur RSMB, RSUMB, serta Direktur BTM.
Acara diawali dengan kajian iftitah yang disampaikan Ustadz Amrozi. Dalam kajiannya, ia menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi karena menjadi salah satu jalan untuk memperluas rezeki.
“Semua karunia yang diberikan Allah adalah rezeki. Maka, kita menyambut baik silaturahmi dari PCM Rawamangun,” ujarnya.
Pengelolaan Organisasi
Ketua PCM Babat, Arif, menyampaikan apresiasi atas kunjungan PCM Rawamangun. Menurutnya, PCM Rawamangun memiliki sejumlah pengalaman yang dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, khususnya dalam pengelolaan organisasi dan sistem administrasi berbasis teknologi.
“Terima kasih atas kehadiran PCM Rawamangun Jakarta. Mereka merupakan salah satu PCM terbaik pada LPCR tahun 2026 dan memiliki sistem IT, termasuk Sistem Keuangan Terpadu Muhammadiyah, yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kami. Harapannya, kita dapat saling berbagi dan mengambil manfaat untuk diterapkan di PCM Babat,” ujar Arif.
Sementara itu, Ketua PCM Rawamangun Pulogadung Jakarta, Welli, membagikan pengalaman dalam mengelola organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Ia menyampaikan bahwa pengembangan organisasi tidak hanya berfokus pada jumlah AUM, tetapi juga harus mengutamakan kualitas dan profesionalisme.
PCM Rawamangun sendiri saat ini memiliki tiga AUM di bidang pendidikan, yaitu SD, SMP, dan SMA. Menurutnya, meskipun jumlah AUM yang dimiliki tidak banyak, kualitas dan mutu harus menjadi prioritas utama.
“Jangan sampai sekolah mahal tetapi tidak berkualitas. Kalau sekolah memiliki biaya yang tinggi, maka kualitasnya juga harus baik. AUM yang kita miliki mungkin sedikit, tetapi secara kualitas dan mutu harus luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia secara profesional. Menurutnya, kualitas pengurus, pimpinan lembaga, kepala sekolah, dan pengelola AUM memiliki peran penting dalam kemajuan organisasi.
Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PCM Babat dan PCM Rawamangun Pulogadung Jakarta. Melalui kegiatan ini, kedua belah pihak dapat saling bertukar pengalaman, berbagi program unggulan, serta mengambil langkah bersama untuk meningkatkan kualitas organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments