Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Babat Tengah, Ahmad Zaenuddin, bersyukur Rihlah Dakwah PRM-PRA Babat Tengah dapat terlaksana dengan penuh kekompakan dan kegembiraan, Jumat (28/8/2026).
Zaenuddin mengatakan, kegiatan Rihlah Dakwah tersebut telah direncanakan sejak beberapa bulan sebelumnya. Gagasan itu muncul atas saran KH Abd Hamid, Muhanan, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat yang berdomisili di wilayah PRM Babat Tengah.
“Rencana rihlah ini sudah direncanakan beberapa bulan yang lalu,” jelas Zaenuddin.
Ia menjelaskan, biaya kegiatan diperoleh dari kas PRM periode sebelumnya yang masih cukup tersedia, termasuk Sisa Hasil Usaha (SHU) BTM Mulia Babat yang telah terkumpul selama bertahun-tahun.
“Meskipun demikian, peserta tetap dikenakan iuran secara wul-wulan atau seikhlasnya,” tuturnya.
Selain itu, sejumlah warga juga memberikan bantuan secara perorangan berupa nasi kotak, makanan ringan, serta berbagai kebutuhan konsumsi lainnya.
Berangkat dengan Suasana Ceria
Rombongan berangkat dari Babat sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelum keberangkatan, Ketua PCM Babat yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PRM Babat Tengah memberikan sambutan singkat dengan pesan yang disampaikan secara humoris.
Ia berpesan agar para peserta benar-benar memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berwisata dan menyegarkan pikiran.
“Untuk hari ini, konsentrasi saja wisata dan refreshing. Jangan memikirkan yang lain,” pesannya dengan nada humor.
Pesan tersebut membuat suasana keberangkatan semakin cair. Para peserta tampak ceria dan bahagia. Setelah doa yang dipimpin KH Muhaimin, bus rombongan pun berangkat menuju Malang.
Setibanya di Coban Rondo, para peserta turun dari bus dan beristirahat sejenak. Mereka kemudian menuju kawasan air terjun untuk menikmati keindahan alam, berfoto, dan berswafoto bersama.
Setelah puas menikmati suasana Coban Rondo, rombongan menunaikan shalat berjamaah dengan jama’ qashar. Shalat diimami Ustadz Habsy yang masih berusia muda.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Villa Bagus. Di tempat tersebut, peserta beristirahat dan menikmati waktu bersama. Sebagian peserta berenang, berbincang santai, dan bermain pingpong.
Rihlah Memperkuat Ukhuwah
Dalam acara ramah-tamah, Zaenuddin yang sekaligus menjadi ketua rombongan mengungkapkan kebahagiaannya melihat kekompakan warga Muhammadiyah Babat Tengah.
“Saya sangat senang melihat kekompakan warga Muhammadiyah Babat Tengah. Mereka rela meluangkan waktu untuk mengikuti rihlah dakwah ini,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan dalam kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat ukhuwah antarwarga.
“Hal ini tidak lepas dari adanya pengajian ukhuwah dan Kajian Surga. Dengan kegiatan ini, tampak semangat saling membantu yang kuat. Insyaallah setiap tahun kegiatan seperti ini dapat diadakan,” jelasnya.
Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Babat, dr Fara, juga mengapresiasi kekompakan ibu-ibu yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang melihat kekompakan ibu-ibu. Meskipun tidak dapat membersamai kegiatan ini secara menyeluruh, saya tetap ikut bahagia,” ujarnya.
Kebersamaan berlanjut hingga pagi hari. Para peserta berkumpul untuk menunaikan shalat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kuliah Subuh dan kultum yang disampaikan KH Tholhah dan Hj Maemunatun.
Petik Bunga dan Pulang Bawa Oleh-Oleh
Sebagai kegiatan akhir, para peserta mengikuti agenda petik bunga. Meskipun lokasinya cukup jauh, rombongan tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Setelah selesai, peserta kembali ke villa untuk beristirahat. Rombongan kemudian menunaikan shalat Jumat di villa sebelum melanjutkan perjalanan pulang.
Dalam perjalanan kembali ke Babat, rombongan menyempatkan diri mencari oleh-oleh di Kota Lawang.
Salah satu peserta, Imam Syaukani, mengatakan kegiatan semacam ini perlu dilanjutkan karena tidak hanya menjadi sarana refreshing, tetapi juga mempererat ukhuwah.
“Acara seperti ini perlu dilanjutkan untuk merajut ukhuwah sekaligus refreshing yang tentunya sangat diperlukan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, ia mengaku senang dapat mengikuti agenda petik bunga dan jalan sehat.
Sementara itu, peserta lainnya, Farida, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan bersama warga Muhammadiyah Babat Tengah.
“Saya senang dengan acara seperti ini karena bisa berkumpul dan makan bersama. Yang paling saya suka adalah berenang karena villa ini memiliki kolam renang,” ungkapnya.
Rihlah Dakwah PRM-PRA Babat Tengah pun menjadi momentum untuk melepas penat sekaligus memperkuat kebersamaan dan ukhuwah antar warga Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments