Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo kembali menggelar Gerakan Subuh Mengaji yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Ahad (19/7/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 jamaah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah yang diimami Ustadz Muh. Erfan Riyadi, dilanjutkan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipandu Ustadz Soleh Ridho.
Suasana khusyuk dan penuh kekeluargaan menyelimuti para jamaah yang larut dalam lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka kegiatan.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kademangan, Ir. Aunur Rofiq, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Gerakan Subuh Mengaji, khususnya kepada Aisyiyah dan BAZNAS.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu ‘Aisyiyah, BAZNAS, serta semua pihak yang telah bersinergi dalam kegiatan ini. Kolaborasi seperti ini menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan manfaat bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Kajian utama disampaikan H. Erwin Febriadi Hamzah, S.Sos., Lc., M.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi, dengan tema “Hakikat Takwa dan Keimanan.”
Dalam kajiannya, ia menjelaskan bahwa keimanan dan ketakwaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keimanan yang benar akan melahirkan ketakwaan, sedangkan ketakwaan tercermin dalam ketaatan kepada Allah SWT, keteguhan menjalankan syariat, serta kepedulian terhadap sesama.
Ia juga mengajak jamaah mengambil pelajaran dari sejarah Perang Uhud yang menggambarkan keteguhan iman, pengorbanan, dan kecintaan para sahabat kepada Rasulullah SAW.
“Keimanan yang kokoh akan melahirkan ketakwaan. Ketakwaan bukan sekadar diucapkan, tetapi harus tercermin dalam amal saleh, akhlak mulia, dan kepedulian kepada sesama,” tutur H. Erwin dalam kajiannya.
Sebagai implementasi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis 20 paket sembako dari BAZNAS kepada masyarakat yang berhak menerima.
Semangat berbagi juga diwujudkan melalui pembagian 305 paket sarapan pagi dan sayur-mayur kepada jamaah serta masyarakat sekitar.
Selain itu, RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo turut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah dan masyarakat.
Kehadiran layanan kesehatan tersebut menjadi wujud dakwah Muhammadiyah yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga sosial dan kesehatan.
Gerakan Subuh Mengaji tidak hanya menjadi agenda rutin PDM Kota Probolinggo, tetapi juga menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat sinergi antarlembaga, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi antara Muhammadiyah, Aisyiyah, BAZNAS, RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo, dan berbagai unsur pendukung lainnya menunjukkan bahwa dakwah yang dibangun dengan semangat kebersamaan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Melalui kegiatan tersebut, PDM Kota Probolinggo berharap budaya memakmurkan masjid, membiasakan membaca Al-Qur’an, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments