Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gercep, Muhammadiyah Lumajang Rehab Rumah Kepala SMP Muhammadiyah 3 yang Ludes Terbakar

Iklan Landscape Smamda
Gercep, Muhammadiyah Lumajang Rehab Rumah Kepala SMP Muhammadiyah 3 yang Ludes Terbakar
LLHPB PD Aisyiyah Lumajang saat mendampingi assesment oleh MDMC bersama LazisMu (PWMU.CO/Lilik)
pwmu.co -

Muhammadiyah Lumajang bergerak cepat membantu keluarga Afni Nur Susiowati, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, yang rumahnya ludes terbakar pada Rabu malam (9/9/2026).

Rumah yang berada di Dusun Jombang RT 23 RW 06, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, tersebut terbakar sekitar pukul 21.55 WIB.

Gercep, Muhammadiyah Lumajang Rehab Rumah Kepala SMP Muhammadiyah 3 yang Ludes Terbakar
Situasi kebakaran rumah Kepala SMPM3 Lumajang

Berdasarkan hasil asesmen MDMC Lumajang pada 10 September 2026, api diduga berasal dari korsleting listrik. Tim Damkar Kabupaten Lumajang berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.30 WIB.

Namun, rumah mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat ditempati.

Seluruh bagian rumah terdampak kebakaran, meliputi atap, dinding, lantai, kamar tidur, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, instalasi listrik, saluran air, pintu, dan jendela.

Tidak hanya bangunan, sebagian besar harta benda keluarga juga hangus terbakar. Di antaranya perabot rumah, kasur, lemari, peralatan dapur, pakaian, uang tunai, TV, laptop, scanner, Sanyo, kulkas, mesin cuci, dan barang rumah tangga lainnya.

Enam dokumen penting turut terbakar, yaitu KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, sertifikat rumah/tanah, buku rekening, dan buku nikah.

Keluarga terdampak adalah Afni Nur Susiowati, seorang guru sekaligus Pimpinan Ranting Aisyiyah Yosowilangun Lor. Rumah tersebut merupakan milik sendiri.

Di dalam rumah tersebut terdapat enam anggota keluarga. Kondisi keluarga juga memiliki sejumlah kerentanan, yakni satu balita, satu anak sekolah, satu lansia, satu ibu hamil, dan satu anggota keluarga dengan riwayat penyakit jantung.

Dari sisi kesehatan, satu orang mengalami luka bakar. Sementara dari sisi psikososial, seorang anak mengalami ketakutan atau trauma pascakebakaran.

Dampak kebakaran juga dirasakan dalam bidang pendidikan. Perlengkapan sekolah, seragam, buku, dan alat tulis anak turut terbakar.

Karena rumah sudah tidak layak huni, seluruh keluarga untuk sementara mengungsi di rumah aktivis Pimpinan Ranting Aisyiyah Yosowilangun Lor, Nanik Eka Widyastutik.

Beberapa bantuan awal telah disalurkan. BPBD Kabupaten Lumajang memberikan perlengkapan wanita, sedangkan Dinas Sosial Kabupaten Lumajang menyalurkan peralatan mandi dan kasur lipat.

Namun, kebutuhan keluarga masih sangat besar.

MDMC Lumajang mencatat sejumlah kebutuhan prioritas yang sangat mendesak, meliputi sembako atau kebutuhan pangan, pakaian, kasur dan selimut, perlengkapan mandi, perlengkapan sekolah, kebutuhan balita, kebutuhan ibu hamil, serta dukungan kesehatan.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, kebutuhan mendesak lainnya berupa peralatan dapur, perlengkapan rumah tangga, material pembangunan atau perbaikan rumah, serta pemulihan dokumen penting.

Mengingat kondisi rumah yang habis terbakar dan keluarga harus menumpang di rumah yang sempit, MDMC Lumajang merekomendasikan tiga langkah penanganan.

Pertama, pemenuhan segera kebutuhan dasar keluarga dan dukungan tempat tinggal sementara.

Kedua, dukungan pembangunan kembali rumah yang diawali dengan asesmen teknis dan penyusunan RAB.

Ketiga, dukungan lanjutan berupa pemenuhan pendidikan anak, layanan kesehatan, serta pendampingan psikososial oleh LLHPB PD Aisyiyah yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar perempuan dan anak.

Untuk mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga tersebut, PDM Zainal Abidin bersama Koordinator Lapangan MDMC Lumajang Yusuf Hidayatullah dan Kuswantoro dari LazisMu memastikan rumah segera direhab.

Renovasi dimulai pada Jumat (11/9/2026). Diharapkan dalam waktu satu minggu rumah tersebut sudah dapat ditempati kembali.

Insyaallah, rehabilitasi rumah juga dilengkapi dengan kebutuhan penting lainnya, seperti kasur, peralatan dapur, dan sembako.

Selain perbaikan rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar, pendampingan psikologis juga disiapkan bagi anggota keluarga yang mengalami dampak trauma.

LLHPB PDA Lilik Nurdiani menjadwalkan kegiatan pendampingan psikologis secara berkala untuk menangani dampak trauma psikis yang dialami korban.

Pendampingan tersebut ditujukan kepada satu orang lansia, satu ibu hamil, satu penderita penyakit jantung yang suaminya meninggal setahun lalu, B Afni usia 55 tahun, serta seorang anak perempuan bernama Afifah, usia 10 tahun, siswa kelas IV SD, yang mengalami trauma berat.

“Penanganan diharapkan dilakukan melalui koordinasi lintas pihak agar bantuan saling melengkapi dan sesuai kebutuhan keluarga,” tulis MDMC dalam laporan asesmennya.

Bagi masyarakat atau lembaga yang ingin menyalurkan bantuan, dapat berkoordinasi dengan MDMC Lumajang.

Revisi Oleh:
  • Satria - 12/09/2026 14:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu