Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru dan Murid SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Lolos Kompetisi ke Bogor

Iklan Landscape Smamda
Guru dan Murid SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Lolos Kompetisi ke Bogor
Dua guru dan dua murid SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage lolos ke final OGS 26 dan KSNR 8 oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Minggu (18/10/2026). Foto: Nur Suciati.
pwmu.co -

Dua guru dan dua murid SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage lolos ke final Olimpiade Guru Sains (OGS) 26 dan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) 8 yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM).

Mereka akan berlaga ke tingkat nasional di Bogor pada Minggu (18/10/2026) mendatang, bersama dengan peserta lain dari berbagai kota yang ada di seluruh Indonesia.

Sebelumnya pada Minggu (20/9/2026), KPM menyelenggarakan secara serentak seleksi OGS dan KSNR tingkat kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Ajang tersebut diikuti sekitar 920 peserta dari unsur guru Sekolah Dasar dan 3.598 murid kelas 6, 4.393 murid kelas 5, 3.926 murid kelas 4, 4.198 murid kelas 3 dan 5.476 murid kelas 2 Sekolah Dasar.

Jadi Pengalaman Perdana

Jumlah peserta lolos seleksi tingkat kota menuju ke nasional sekitar 204 peserta guru dan 205 peserta murid kelas 6.

Kemudian 237 peserta murid kelas 5, 208 peserta murid kelas 4, 199 peserta murid kelas 3 dan 293 peserta murid kelas 2.

”Alhamdulillah saya tidak menyangka bisa masuk ke tahap final, ini pengalaman pertama saya” ujar Reny Lutfiasari, salah satu guru SD Muhammadiyah 3 Ikrom usai dinyatakan lolos.

Tidak kalah kagumnya, Nur Khofifah guru cambridge yang juga lolos ke tahap final mengungkapkan kesannya.

”Mengikuti OGS menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Ini merupakan kali ketiga saya mencoba mengikuti lomba tersebut. Pada awalnya saya sempat merasa deg-degan dan minder, karena pengalaman sebelumnya membuat saya menyadari bahwa persaingannya cukup menantang” terang Khofifah.

SMPM 5 Pucang SBY

“Namun, pada kesempatan ketiga ini saya merasa lebih siap. Terlebih, sekolah memberikan fasilitas persiapan bersama KPM sebelum lomba. Dari persiapan tersebut, saya mendapatkan banyak wawasan, tips dan trik dalam mengerjakan soal, serta gambaran mengenai jumlah dan bentuk soal yang akan dihadapi” tambahnya.

Di sisi lain, M Rafiful Akhlaq Zakiy, salah satu murid yang lolos KSNR turut menyampaikan perasaannya.

”Antara senang dan tidak senang karena bangga bisa masuk final. Tapi ada tanggung jawab yang lebih besar untuk bisa lolos di tahap akhir nanti” terangnya.

Doa dan Harapan

Kepala SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage berharap pada kesempatan ini baik murid maupun guru bisa menorehkan prestasi yang membanggakan bagi sekolah.

Mereka tidak hanya puas sampai disini, justru ini sebagai permulaan yang harus terus dipupuk untuk mencetak generasi yang tangguh dan berkemauan tinggi dalam berprestasi.

Bagi sebagian guru dan murid ajang ini sebagai wadah mereka mengukur kemampuan sains di tingkat nasional. Selain itu mereka juga akan merasakan berkompetisi dan berinteraksi dengan peserta lain dari berbagai kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Besar harapan keikutsertaan mereka dalam kompetisi ini dapat memotivasi dan menginspirasi bagi guru dan murid lainnya untuk terus mengukir prestasi. Sehingga lahir para generasi Ikrom yang membanggakan bagi orang tua, sekolah dan bangsa.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 07/10/2026 10:06
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu