Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Peringati World Stroke Day 2026, FK Umsura Gelar Edukasi Kesehatan pada Komunitas Lansia

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Peringati World Stroke Day 2026, FK Umsura Gelar Edukasi Kesehatan pada Komunitas Lansia
Peringati World Stroke Day 2026, FK Umsura Gelar Edukasi Kesehatan pada Komunitas Lansia. (Enggar/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Dalam rangka memperingati World Stroke Day 2026, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK Umsura) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi kesehatan tentang stroke pada komunitas lansia di area Sepanjang Sidoarjo pada Jum’at (30/10/2026).

Kegiatan kolaborasi FK Umsura dengan RS Siti Khodijah Sepanjang yang dihadiri hampir 100 orang ini merupakan bentuk kepedulian FK Umsura terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit stroke, mulai dari pengenalan tentang stroke, faktor risiko, tanda dan gejala klinis, hingga pentingnya penanganan secara cepat dan tepat.

Mengusung tema “Kenali Stroke, Sayangi Diri, Ikhtiar Sehat”, kegiatan edukasi ini menghadirkan narasumber dr. Laily Irfana, Sp.S, yang merupakan Dekan sekaligus dosen pengajar ilmu penyakit saraf di FK UMSURA.

Dalam pemaparannya, dr. Laily Irfana, Sp.S yang merupakan alumni PPDS Neurologi Universitas Airlangga, menjelaskan pentingnya mengenali stroke sebagai kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan segera. Peserta diberikan pemahaman tentang jenis stroke, faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, terapi, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan seseorang dengan dugaan serangan stroke.

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah pengenalan tanda-tanda stroke menggunakan metode FAST, yaitu:

F (Face): Wajah tampak tidak simetris atau salah satu sisi wajah menurun.

A (Arm): Salah satu lengan terasa lemah atau sulit diangkat.

S (Speech): Bicara menjadi pelo, tidak jelas, atau sulit memahami pembicaraan.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

T (Time): Segera mencari pertolongan medis apabila ditemukan tanda-tanda tersebut.

Dokter Laily menekankan bahwa penanganan stroke harus dilakukan secepat mungkin karena setiap menit sangat berharga. Semakin lama penanganan tertunda, semakin banyak sel otak yang rusak, sehingga meningkatkan risiko kecacatan permanen hingga kematian.

Dalam kegiatan ini, peserta juga diminta mengisi kuesioner tentang pemahaman penyakit stroke sebelum dan setelah edukasi. Sehingga dari kegiatan ini dapat diketahui sejauh mana tingkat pemahaman masyarakat terhadap stroke.

Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan edukatif, peserta diharapkan semakin memahami bahwa kecepatan dalam mengenali gejala dan memperoleh pertolongan medis sangat menentukan keberhasilan penanganan stroke serta peluang pemulihan pasien.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen FK Umsura untuk berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Bersama FK Umsura, kenali stroke lebih dini, sayangi diri, dan ikhtiarkan hidup sehat! (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 31/10/2026 11:06
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu